My Wife and My Son

ini udah lama buatnya, ceritanya mau dijadiin spesial ultah siwon apa fany aku lupa haha. tapi baru bisa selesai sekarang ^^

enjoy yah🙂

Tittle: My Wife and My Son

Gendre: Romance, Family, Triangle Love

Cast: Choi Siwon (SUJU)

Tiffany Hwang (SNSD)

Jessica Jung (SNSD)

Other Cast: Choi Minki (Ren Nu’est)

Mrs. Choi

Mr. Hwang

Mr. Choi

Author: PrettyBoy

Unerr4rrtitled-1

PRANGGG

“CERAIKAN AKU CHOI SIWON!!! CERAIKAN AKU!!”

Seorang pria kecil berwajah cantik meringkuk dibawah meja sembari menutup telinganya. Wajah dan matanya tersirat kesedihan yang mendalam. Air matanya menetes ketika melihat pertengkaran ke dua orang tuanya yang berada didepan mata.

“BAIK JIKA ITU MAU MU!! BESOK AKU AKAN MENCERAIKAN MU” teriak Siwon pada sang istri. “Tapi ingat Tiffany! Minki, dia akan ikut bersama ku” seru Siwon tegas

“Mau jadi apa Minki jika dia di asuh dengan Ayah yang telah berselingkuh seperti mu? MAU JADI APA ANAK KU, HAH??!!” jerit Tiffany sekali lagi

“TUTUP MULUT MU TIFFANY HWANG” marah Siwon yang hampir saja menampar Tiffany

“Kenapa harus tutup mulut? Apa yang ku katakan memang benar! Kau!! KAU BERSELINGKUH DENGAN IVY CHEN!!” Tiffany menunjuki Siwon dengan amarah yang membludak

“Harus berapa kali ku katakan! Aku tidak pernah selingkuh apa lagi meniduri wanita itu! Kau salah paham Tiffany” Siwon mengguncang pelan bahu Tiffany

Tiffany menyeringai, dia menepis dengan kasar ke dua lengan kekar Siwon dari bahunya dan mendorong pria itu menjauh darinya.

“PERSETAN! Siapa yang akan percaya jika foto-foto ini sudah menjadi bukti yang kuat jika kau memang sudah berselingkuh!” Tiffany melemparkan beberapa lembar foto dihadapan Siwon. “Mau mengelak lagi? Mau bilang jika itu bukan kau, hah?” seru Tiffany

Siwon terdiam memandangi foto-foto yang berisikan dirinya bersama Ivy Chen, teman kerja nya yang berasal dari China. Sedangkan Tiffany menangis sebentar, dia kemudian mengedarkan pandangannya untuk mencari putra semata wayangnya yang baru saja berumur 5 tahun. Dia melihat putranya yang bernama lengkap Choi Minki itu masih meringkuk ketakutan dibawah meja.

“Minki sayang. Ayo ke mari” Tiffany mengulurkan tangannya pada Minki

Minki mendongak, dia menerima uluran tangan sang Ibu dan memeluk Tiffany dengan erat. Tiffany mencium puncak kepala Minki dan membalas pelukan anaknya dengan hangat.

Ekor mata Siwon mendapati Tiffany yang ingin keluar dari rumah mereka dengan Minki dalam gendongannya. Siwon mengejar Tiffany yang sudah berada diujung pintu dan mencengkram tangan Tiffany erat-erat.

“Mau kemana kau?” tanya Siwon

“LEPAS! Aku akan pergi!” Tiffany berusaha membrontak dari pegangan Siwon

“Kalau kau mau pergi, pergi sekarang juga! Tapi jangan coba-coba kau membawa pergi Minki dari sini” larang Siwon dan mencoba mengambil Minki dari Tiffany

Tiffany melepas dengan paksa tangan Siwon yang ingin mengambil Minki dari dalam gendongannya.

“Aku yang melahirkannya! Aku yang berhak menjaganya! Menjauh” Tiffany segera berlari menjauh dari Siwon dan masuk ke dalam mobilnya

Siwon ikut berlari keluar rumah dan menggedor-gedor kaca mobil Tiffany. Iris matanya bertemu dengan iris mata Minki yang menatapnya dengan tangisan. Minki menggerakkan bibir nya yang berbentuk ‘M’ seolah berkata, ‘Aku mencintai Daddy’.

Siwon tersadar saat melihat gerakan bibir Minki. Dia masih menggedor mobil Tiffany, tapi perbuatan Siwon tak bisa menghentikan Tiffany. Tiffany sudah menjalankan mobilnya dengan kecepatan yang cukup tinggi dan pergi dari sana.

“KEMBALI TIFFANY!! KEMBALIKAN MINKI PADA KU!! OH! SHIT!!” Siwon mencengkram rambutnya dengan kasar, dia mulai frustasi sekarang

PRANGGG..PRANGG…

Dengan menggunakan stick baseball yang diambilnya, Siwon menghancurkan semua barang-barang yang ada dalam rumahnya. Dia, tidak menginginkan perpisahan ini, dia mencintai anak dan istrinya. Sangat mencintai mereka.

-My Wife and My Son-

“Dengan ini saya menyatakan, bahwa pasangan suami istri Cho Siwon dan Tiffany Hwang resmi bercerai dan hak asuh anak jatuh ditangan Nona Hwang”

DUK..DUK..DUK…

Ketukan palu sudah terdengar sebanyak 3X. Tiffany menunduk dengan menangis, dia berdiri dari duduknya dan mengambil Minki dari gendongan Taeyeon. Wanita itu memeluk Minki dengan erat. Dia rela berpisah asalkan bersama dengan Minki.

Sedangkan Siwon, dia masih duduk terdiam. Nafas nya memburu, dia mencengkram tangannya dengan kuat. Jiwon, adik dari Siwon memegang bahu kakaknya dan membantu pria itu untuk berdiri.

Kedua orang tua Siwon menghampiri Tiffany. Mata Ibu Siwon masih sembab, dia ikut sedih dengan perpisahan dan keretakan rumah tangga anak sulungnya. Ibu Siwon mengelus rambut Tiffany dan Minki dengan lembut.

“Umma sebenarnya sangat menyayangkan perceraian ini. Tapi jika ini yang terbaik untuk kalian, Umma tidak bisa berbuat apa-apa lagi” kata Mrs.Choi pada Tiffany

Tiffany menelan saliva nya dengan susah payah. Ibu Siwon sudah dianggap seperti Ibu nya sendiri yang telah meninggal sejak Tiffany berumur 5 tahun. Ibu Siwon juga sudah sangat baik padanya, menyayanginya seperti bagaimana seorang Ibu menyayangi anaknya sendiri.

“Mianhae, Umma. Mianhae” ujar Tiffany lirih

Mrs.Choi tersenyum lembut, dia memeluk Tiffany dengan kasih sayang. “Jaga Minki baik-baik. Sekali-kali, datanglah kerumah kami atau setidaknya hubungi kami, ne?” pinta Mrs.Choi

“Pasti Umma” balas Tiffany mantap

“Tiffany, semoga kau menemukan pendamping hidup yang lebih baik dari anak kami” kata Mr.Choi

“Terimakasih dan Maaf Appa” kata Tiffany sedih

“Boleh Umma menggendong Minki?”

Tiffany mengangguk, dia memberikan Minki pada Mrs.Choi dan langsung diterima dengan hangat oleh Mrs.Choi dan Mr.Choi. Kedua orang tua Siwon memeluk dan menciumi Minki, cucu kesayangan mereka. Tak lama berselang, Siwon dan Jiwon menyusul. Siwon memandangi Tiffany dengan tatapan mata sendu.

“Daddy~” panggil Minki dan mengangkat tangannya seolah ingin digendong oleh Ayahnya

Siwon menengok pada Minki, air matanya kembali mengalir. Siwon memeluk Minki dengan sangat erat seolah tak mau kehilangan bocah berwajah cantik itu.

“Minki cayang Daddy” seru Minki tiba-tiba

Tangisan Siwon dan Tiffany meledek mendengar ucapan anak itu. Dia masih terlalu kecil untuk menerima dan mengerti perpisahan mereka.

“Daddy lebih sayang pada mu lagi, nak” balas Siwon dan mengecup di kening, mata, hidung, pipi dan bibir Minki dengan lembut.

Minki menggerakkan tangannya untuk menghapus air mata sang Ayah. Minki mencium pipi Siwon, Siwon tersenyum pedih dan menyerahkan Minki pada Tiffany dengan berat.

“Jaga dia dengan baik, Fany-ah” tutur Siwon dengan suara yang serak

Tiffany mengangguk. Dia membungkukkan tubuhnya memberi salam perpisahan dan melangkah keluar dari gedung pengadilan bersama Taeyeon dan suami dari Taeyeon, Park Jungsoo.

“Maafkan aku. Tapi, mungkin inilah yang terbaik untuk kita berdua”.

-My Wife and My Son-

“Taeyeon” panggil Siwon dan berlari-lari kecil mendekati Taeyeon yang baru saja menutup pintu rumahnya. “Mana Tiffany dan Minki?”

Taeyeon gelagapan, dia harus bilang apa pada Siwon? Siwon mengerutkan dahinya melihat Taeyeon yang terlihat kebingungan.

“Taeyeon, jawab aku. Dimana mereka?” desak Siwon

“Mereka—engg—-Tiffany membawa Minki kembali ke San Fransisco kemarin siang” cerita Taeyeon

“M–Mwo?”

Siwon terbelalak kaget, dia dan Tiffany tak pernah membuat perjanjian apapun apakah Tiffany boleh mengajak Minki keluar dari Seoul atau tidak. Terlebih lagi Tiffany tidak mengatakan apapun padanya. Siwon berdecak kesal, dia merogoh ponselnya dan mencoba untuk menghubungi Tiffany, tapi sayangnya sudah tidak aktif.

“Bisa beri aku nomor ponsel Tiffany yg baru?” pinta Siwon

“Mian Oppa. Tapi sejak Tiffany pergi, dia juga sudah tidak pernah menghubungi ku lagi. Ku telfon di rumahnya, mereka bilang keluarga Tiffany sudah pindah seminggu yang lalu.” seru Taeyeon

“Kau dimana Tiffany?” gumam Siwon frustasi.

-My Wife and My Son-

Tiffany turun dari atas taksi. Dia menatap rumah keluarganya yang baru. Dia meminta sang Ayah untuk pindah ke rumah baru agar Siwon tidak bisa menemukannya dirumah keluarganya yang lama. Tiffany tersenyum pada Minki dan menuntun Minki untuk masuk kedalam.

2 pria berbadan kekar membuka pagar untuk sang majikan. Ke dua orang itu membawakan koper Tiffany dan berjalan dibelakang Tiffany juga Minki.

“Mommy, ini rumah siapa?” heran Minki

“Ini rumah Kakek sayang” Tiffany menggendong Minki dan mempercepat langkahnya masuk kedalam rumah mewah itu.

Ayah Tiffany yang sudah sejak tadi menunggu kedatangan putri bungsunya tersenyum lebar melihat Tiffany beserta Minki. Tiffany ikut tersenyum melihat Ayah nya, dia menurunkan Minki dari gendongannya dan memeluk sang Ayah dengan menangis.

“Daddy, hiks, kami sudah—-”

“Tuhan pasti memberkati mu, nak” sela Ayah Tiffany, pria paruh bayah itu melepas pelukan Tiffany dan beralih pada Minki. “Hai, Minki. Tidak ingat lagi pada Grandpa?” ucap Mr.Hwang

“Hmm. Minki ingat, Minki lindu Grandpa” tubuh kecil Minki memeluk Mr.Hwang dan menimbulkan tawa dari Tiffany juga Mr.Hwang

“Grandpa juga kangen Minki. Tiff, ayo masuk. Kakak-kakak mu sudah menunggu mu dan menunggu Minki juga”

Tiffany tersenyum lagi, dia mengangguk dan mengikuti langkah Ayah nya. Dari sinilah Tiffany akan menjalani kehidupan barunya tanpa Siwon sebagai pendampingnya lagi. Dan, mencoba untuk melupakan masa lalunya yang kelam.

-My Wife and My Son-

Seorang wanita cantik berambut blonde kekuning-kuningan tersenyum ketika melihat Siwon yang sedang bersantai dan melamun didepan kolam renang dalam rumah Siwon.

Wanita itu melangkahkan kakinya mendekati Siwon, dia meletakkan dua cangkir kopi diatas meja dan menepuk pelan bahu Siwon untuk membangunkan pria tampan itu dari lamunannya.

“Oh, Jess” Siwon terlihat salah tingkah

Jessica memeluk leher Siwon dari belakang dan menyandarkan kepalanya diatas bahu kokoh Siwon. “Memikirkan apa?”

“Bukan apa-apa” elak Siwon dan meminum kopi buatan Jessica

“Tidak perlu bohong. Oppa pasti memikirkan anak dan mantan istri Oppa, kan?” tebak Jessica yang kini duduk disamping Siwon

“Oppa hanya berpikir, bagaimana keadaan mereka sekarang. Oppa merindukan Minki, sudah 3 tahun kami tidak bertemu” jelas Siwon sedih

Jessica memandangi Siwon dengan iba. Wanita yang berstatus tunangan Siwon itu tahu mengenai keretakan rumah tangga Siwon dan mantan istrinya. Sedikitpun, Jessica tak pernah merasa cemburu dengan Tiffany, yang Siwon khawatirkan adalah Minki. Jessica juga mengerti jika sudah 3 tahun lamanya mereka tidak pernah menghubungi Siwon lagi, jadi pantas saja jika Siwon merasa khawatir.

“Oppa yang sabar. Aku akan membantu Oppa semampu ku” Jessica mengelus tangan Siwon mencoba untuk menenangkan pria itu

“Gomawo, Jess” balas Siwon dan mengecup tangan Jessica.

-My Wife and My Son-

Siwon melangkah masuk kedalam rumahnya, dia memberikan jas beserta tas nya pada seorang pelayan. Merenggangkan dasi nya dan duduk disalah satu sofa ruang keluarga. Siwon mendesah nafas lega, dia merasa sedikit tenang jika Tiffany dan Minki memang baik-baik saja.

“Minki, kau sudah besar, nak” gumam Siwon yang menatap langit-langit rumahnya

“Siwon” panggil Mrs.Choi lembut dan duduk samping Siwon. “Umma dengar dari Jessica, Tiffany dan Minki sudah kembali ke sini, apa itu benar?” kata Mrs.Choi

“Hnn” balas Siwon dan menyodorkan foto-foto yang diberikan Jessica tadi

Mrs.Choi menerima foto-foto itu dengan tangan yang bergetar. Seulas senyuman terukir di wajah cantik nya walau sudah termakan usia. Mantan menantu dan cucu nya sudah kembali setelah hampir 3 tahun mereka tidak bertemu. Mrs.Choi mengelus foto Minki, anak laki-laki itu sudah semakin besar. Umurnya 8 tahun sekarang, dan jika diperhatikan, wajahnya benar-benar perpaduan antara Ibu dan Ayah nya.

“Wonnie, Umma merindukan mereka” ujar Mrs.Choi

“Aku juga, Umma” seru Siwon

“Ehm. Bagaimana hubungan mu dengan Jessica?”

Siwon terdiam sejenak. “Baik, Umma” ujar Siwon singkat

“Jessica, dia wanita yang baik. Selama ini, dia juga selalu membantu kita untuk menemukan berita tentang Tiffany dan Minki, rasanya ini tidak masuk akal. Umma pikir, tidak semua wanita mau membantu tunangannya untuk mencari mantan istri dan anaknya. Tapi Jessica? Dia malah terlihat antusias. Umma juga akan senang jika Jessica menggantikan Tiffany, sebagai menantu Umma” jelas Mrs.Choi panjang lebar

Siwon tersenyum kearah Ibu nya. Apa yang dikatakan sang Ibu memang benar, tapi Jessica terlalu baik untuknya. Siwon sering berpikir, dia tidak pantas untuk mendapatkan cinta dan kasih sayang dari Jessica, karena sampai kini, ia masih belum bisa membuka pintu hatinya untuk Jessica. Pintu itu, hanya mau terbuka untuk Tiffany, untuk Tiffany seorang.

“Yah, Jessica baik, dia sangat baik”.

-My Wife and My Son-

Siwon terlihat sibuk mengamati rumah-rumah yang dia lewati. Beberapa kali matanya memandangi tulisan di secarik kertas yang dipegangnya. Setelah agak lama mencari, Siwon menghentikan laju mobilnya, membuka pintu mobil dan segera turun dari mobilnya. Dia melangkah mendekati sebuah rumah, matanya melirik kertas itu lagi.

“C nomor 8. Benar yang ini” gumam Siwon

Tok…Tok…

Siwon mengetuk pintu rumah bergaya eropa didepannya. Sembari menunggu yang empunya rumah membuka pintu, Siwon mengedarkan pandangannya pada taman pekarangan rumah yang cukup luas.

KREETT

Siwon membalikkan tubuhnya ketika mendengar suara pintu yang dibuka. Mata Siwon berbinar, senyumannya lebih terlihat cerah dari biasanya. Siwon menjatuhkan kertas yang dipegangnya lalu secara reflex memeluk wanita yang membuka pintu rumahnya.

“Tiffany. Fany, aku merindukan mu. Jeongmal bogoshippo-yyo” suara Siwon terdengar lirih, dia masih memeluk Tiffany dengan erat

Sedangkan disisi lain, Tiffany menelan saliva nya dengan susah payah. Siwon tiba-tiba saja datang, memeluknya dan mengatakan jika dia merindukannya. Tanpa bisa Tiffany tahan, air matanya menetes, rasanya dia sangat ingin membalas pelukan hangat mantan suami nya itu, tapi ke egoisan telah menguasai dirinya.

Tiffany sadar, dia dan Siwon sudah tidak punya hubungan apa-apa lagi. Jari-jari lentiknya menghapus cairan bening itu dan mendorong Siwon menjauh darinya.

“Tahu dari mana kau, aku ada di sini?” tanya Tiffany ketus

“Itu tidak penting. Kau kemana saja selama ini? Pergi tanpa memberikan kabar, menyembunyikan Minki dari ku. Apa yang sebenarnya ada dalam pikiran mu?” tanya Siwon balik

“Pergilah! Aku tidak mau melihat mu!” usir Tiffany

Siwon menahan pintu rumah Tiffany dengan kaki nya. “Tidak, katakan dulu mana Minki?”

“Dia tidak disini. Menyingkirlah” paksa Tiffany

“Kau egois Tiffany Hwang! Aku Ayah Minki, aku berhak mengetahui dimana putra ku! Kau tidak tahukan bagaimana tersiksanya aku saat kau menjauhkan ku dari Minki! Kau tidak pernah tahu itu” sahut Siwon dengan sedikit suara yang meninggi

Tiffany tak bisa menjawab apapun. Dia hanya diam, bingung mau menjawab apa. Siwon juga ikut diam, setelah agak lama mereka terdiam, sebuah suara yang cempreng mengagetkan mereka.

“DADDY” teriak Minki riang

Siwon merasakan tubuhnya menegang, perlahan dia menengok dan mendapati Minki berlari-lari kecil kearahnya.

“Minki. Minki anak ku” Siwon segera menggendong Minki dan memeluknya erat. “Kau kemana saja, sayang? Daddy merindukan mu”

“Daddy yang pergi meninggalkan ku. Daddy tidak mau ikut bersama ku dan Mommy ke rumah Grandpa” cerocos Minki polos

Siwon menengok pada Tiffany, merasa ditatap Tiffany menundukkan kepalanya. Sepertinya, wanita cantik itu belum menceritakan pada Minki perihal perceraian mereka.

“Eng, apa Minki senang dirumah Grandpa?”

“Hnn, Minki senang. Tapi tidak ada Daddy”

“Sekarangkan Daddy ada disini” Siwon mengacak pelan rambut Minki

“Ne. Daddy jangan tinggalkan Minki dan Mommy lagi, ya?” Minki mengalungkan tangannya dileher Siwon

“Iya. Tidak akan lagi” Siwon mengecup bibir Minki dan berjalan kearah Tiffany. “Aku akan membawa Minki ke rumah ku. Umma pasti akan senang. Apa kau mau ikut?” tawar Siwon

Tiffany membalas tatapan Siwon. Bertemu Ibu Siwon? Ah, sudah lama dia tidak bertemu dengan wanita paruh baya yang begitu menyayanginya.

-My Wife and My Son-

“GRANDMA” teriak Minki senang saat melihat Mrs.Choi yang sudah menunggu kedatangannya di depan pintu

“Aigo, Minki. Grandma merindukan mu, sayang” ujar Mrs.Choi

“Umma” panggil Tiffany

Mrs.Choi mendongak, matanya bertemu dengan mata Tiffany. Mrs.Choi mendekati Tiffany dan memeluknya. “Kau kemana saja, nak?”

“Maafkan aku Umma” sesal Tiffany

“Tidak apa-apa. Yang terpenting buat Umma, kalian kembali dengan selamat” kata Mrs.Choi. “Ya sudah, ayo masuk. Minki, kajja sayang” Mrs.Choi menuntun Minki masuk kedalam rumahnya.

“Annyeonghaseyo”

Tiffany, Siwon, Mrs.Choi dan Minki berhenti melangkah. Mereka berbalik dan melihat Jessica yang baru datang. Jessica memandangi Tiffany lama, sedetik kemudian dia tersenyum dan menghampiri Tiffany.

“Hai. Kau, Tiffany kan?”

Tiffany melirik Mrs.Choi dan Siwon bingung, sedangkan Siwon mengalihkan pandangannya, dia tidak menyangka jika mantan istri dan tunangannya akan bertemu dirumahnya.

“Fany, dia ini—-”

Jessica memotong ucapan Mrs.Choi dan mengulurkan tangannya pada Tiffany. “Aku Jessica Jung, tunangan Siwon oppa”

DEG

Jantung Tiffany terasa berdetak lebih cepat. Tunangan Siwon? Oh, itu membuat tubuhnya terasa kaku dan susah digerakkan. Ekor mata Tiffany melirik Siwon yang terlihat sama tegang dengannya.

“Senang bertemu dengan mu, Tiffany. Ah, apakah ini Minki? Hai Minki, panggil aku Sica auntie, ne?” pinta Jessica dengan antusias

Minki mengangguk. Jessica tersenyum dan berdiri dari tempatnya. “Aku ikut senang melihat kalian berkumpul lagi” seru Jessica

Tiffany melongo. Wanita itu bilang dia senang? Dia senang karena mantan istri dari tunangannya kembali dan berkumpul bersama lagi. Ck, apa yang ada dalam pikiran Jessica? Ini tidak masuk akal!

“Kita mengobrol didalam saja, kajja” ajak Mrs.Choi.

-My Wife and My Son-

“Jadi kau sudah bertunangan?” tanya Tiffany yang menatap lurus kedepan, memerhatikan Jessica yang bermain dengan Minki di taman belakang

“Setahun yang lalu. Jessica, dia yang membantu ku untuk mencari keberadaan kalian. Karena itu, dia terlihat antusias ketika melihat mu dan Minki” jelas Siwon

Tiffany mengatupkan bibirnya, menelan saliva nya dan menunduk menahan tangis. Ada perasaan tidak rela yang dirasakannya, mungkinkah dia tidak rela jika Siwon punya wanita lain? Tapi apa hak nya untuk merasakan perasaan itu? Dia hanya ‘mantan’ istri Siwon, sudah tidak penting lagi untuk Siwon.

“Oh, aku harap, kau tidak mengulangi kesalahan mu yang dulu lagi” seru Tiffany dingin

Siwon melirik Tiffany, “Kesalahan yang dulu? Apa maksud mu?” bingung Siwon

“Berselingkuh” balas Tiffany dengan datar

“Tiffany, harus berapa kali ku katakan! Aku tidak pernah berselingkuh, kau saja yang salah paham” kata Siwon kesal

Tiffany sekali lagi diam, tak perduli dengan apa yang dikatakan Siwon, tubuhnya berbalik memandangi Jessica yang masih bermain dengan Minki, sedangkan Siwon berdecak kesal dan pergi meninggalkan Tiffany sendiri.

“Kau pasti bahagia dengan Jessica” gumam Tiffany kecil

-My Wife and My Son-

Atmosfir disekitar Jessica dan Tiffany yang berada di dalam mobil bertiga -dengan Minki- benar-benar berbeda. Hanya keheningan yang ada, Jessica sibuk menyetir, Tiffany sibuk memandang keluar jendela mobil dan Minki sudah terlelap di jok belakang. Jessica menawarkan diri untuk mengantar Tiffany pulang karena Siwon tiba-tiba saja ada rapat mendadak.

“Tiffany-ssi” panggil Jessica formal

“Panggil aku Tiffany saja” balas Tiffany dengan tersenyum kecil

“Ne. Maaf jika pertanyaan ku ini sedikit lancang, tapi, apa benar kau bercerai dengan Siwon Oppa karena menuduhnya selingkuh?”

Tiffany mengalihkan pandangannya dari jendela, menunduk sebentar lalu sedetik kemudian dia tersenyum kecil.

“Aku tidak menuduh. Siwon benar-benar selingkuh dari ku” kata Tiffany dingin

“Seandainya semua salah paham, apa kau mau kembali dengan Siwon Oppa?”

Untuk kesekian kalinya Tiffany merasa jika Jessica tidak benar-benar serius dengan Siwon. Jika dipikir, pantaskah seorang wanita yang berstatus sebagai tunangannya melontarkan pertanyaan seperti itu kepada mantan istri dari tunangannya?

“Kau tidak mencintai Siwon kan?”

CKIITT

Jessica menghentikan laju mobilnya secara tiba-tiba, mata foxy nya memandang lurus kedepan, tangannya meremas setir mobil. Dia bisa merasakan Tiffany sedang menatapnya sekarang.

“Kenapa? Apa yang ku tanyakan benar?” ucap Tiffany

“Menurut mu. Apa harus aku mencintai seorang pria yang tidak mencintai ku?” balas Jessica tak kalah dinginnya

Tiffany terkejut, dia membalas tatapan Jessica bingung.

“Dan, apa harus aku mencintai pria yang masih mencintai mantan istri nya? Juga, aku akan sangat jahat jika menjadi penghalang bagi dua orang yang saling mencintai” jelas Jessica panjang lebar dan melajukan mobilnya kembali

“Aku tidak mencintai Siwon lagi” ujar Tiffany

Jessica tersenyum manis. “Kita sama-sama wanita, lagipula, mata mu tidak bisa berbohong” kata Jessica dan menatap Minki sebentar. “Kau tidak kasihan dengan Minki? Dia masih sangat kecil, kalian terlalu egois, tidakkah kalian sadar jika kalian sudah merebut kebahagiaan Minki?”

Tiffany hanya bungkam, dia tidak bisa mengatakan apapun, membiarkan Jessica terus mengeluarkan kalimat-kalimat tajam yang menusuk hati.

“Kau dan Siwon Oppa lulusan Universitas ternama di Seoul dan San Fransisco, tapi kenapa kalian sangat bodoh? Berpisah hanya karena sebuah kesalahpahaman? Itu lucu, haha” Jessica tertawa mengejek

Jessica kembali menginjak rem, tapi kali ini karena mereka sudah sampai didepan rumah Tiffany. Tanpa mengucapkan sepatah katapun, Tiffany turun, membuka pintu mobil belakang dan menggendong tubuh kecil Minki. Sebelum Tiffany membuka pagar, Jessica turun dari mobilnya.

“Jika kau mau mengakui masih mencintai Siwon Oppa, aku akan melepaskannya, aku tidak mau menahan kebahagiaan orang lain” sahut Jessica dan masuk kedalam mobilnya.

Tiffany masih berdiri ditempatnya, setelah mendengar suara mobil yang semakin menjauh, wanita itu menatap mobil Jessica sampai menghilang dipersimpangan jalan lalu masuk kedalam rumahnya. Ia menidurkan Minki diatas ranjang, menyelimutinya dan segera keluar dari kamar Minki.

Tiffany melangkahkan kakinya menuju jendela berukuran besar yang berada diruang tengah, merenungkan setiap kalimat Jessica tadi. Dia telah berbohong sangat banyak, mengatakan bahwa dia tidak mencintai Siwon lagi, berharap Siwon dan Jessica bahagia, semua itu adalah kebohongan yang berasal dari keegoisannya.

-My Wife and My Son-

“Siwon-ah”

Siwon terlonjak kaget, dia dengan segera meletakkan pigura photo yang sejak tadi dilihatnya diatas meja. Mrs.Choi tersenyum dan duduk dipinggir tempat tidur putra sulungnya.

“Umma senang sekali Tiffany telah kembali” ucap Mrs.Choi lembut

Siwon tersenyum sembari mengangguk.

“Siwon-ah, jika seandainya Tiffany ingin rujuk. Siapa yang akan kau pilih? Jessica atau Tiffany?” tanya Mrs.Choi

“Umma bicara apa?” heran Siwon dan tertawa canggung

“Umma senang dengan kehadiran Jessica, dia bisa mengobati rasa rindu Umma terhadap Tiffany ketika Fany pulang ke San Fransisco. Bukan hanya itu, pribadi Jessica yang menyenangkan dan terkadang bersifat polos membuat Umma sangat senang. Tapi Umma tetap tidak bisa memungkiri jika Umma hanya mau Tiffany sebagai pendamping mu”

Siwon tertunduk sebentar. “Sejujurnya, aku juga ingin seperti itu. Hingga detik ini, perasaan ku tetap tidak berubah pada Tiffany. Tapi, mengingat semua kebaikan Jessica, membuat ku tidak bisa meninggalkannya” jelas Siwon pelan

“Umma bisa merasakan jika Tiffany pasti masih mencintai mu” kata Mrs.Choi menganggam tangan Siwon

“Bagaimana dengan Jessica? Dia membantu kita sangat banyak Umma”

Mrs.Choi menatap Siwon bingung. Tak pernah terpikirkan sedikitpun jika semuanya akan serumit ini.

-My Wife and My Son-

Jessica menutup pintu kamarnya, meletakkan tasnya diatas meja lalu menatap bayangan dirinya dari balik cermin. Sebenarnya, sudah sangat lama dia mengetahui jika Siwon tidak pernah cintainya, dan dari lubuk hatinya yang paling dalam, dia juga tidak pernah mencintai Siwon. Mungkin terdengar konyol, tapi itu memang kenyataan. Mereka berstatus sebagai sepasang kekasih dan akan segera menikah tanpa adanya cinta.

Wanita berambut coklat itu menyeringai dan duduk diatas tempat tidurnya. Dia merasa lega karena pada akhirnya Tiffany dan Minki bisa kembali ke Seoul. Dengan begitu, dia bisa lebih gampang menyatukan kedua anak manusia yang saling mencintai itu.

Sedikitpun Jessica tidak merasa cemburu ataupun marah, karena rasa bahagianya ketika melihat Siwon dan Tiffany bersama jauh lebih besar. Selain itu, dia tidak ingin hidup, membangun rumah tangga tanpa didasari cinta, karena untuknya, sama saja Jessica akan jatuh dalam lubang kesengsaraan.

Jessica tersenyum manis, keputusan yang sudah dipikirnya sejak lama sudah bulat. Tak perlu menimbang-nimbang lagi, rasa kepercayaan dirinya benar-benar lebih hidup sekarang.

-My Wife and My Son-

“Jessica” panggil Siwon yang baru saja datang

Jessica mendongak, tersenyum ketika melihat pria berbadan kekar itu telah berdiri dihadapannya. Jessica berdiri, mengecup pipi sebelah kanan Siwon dan kembali duduk ditempatnya setelah Siwon ikut duduk.

“Tidak biasanya kau mengajak bertemu secara tiba-tiba seperti ini” kata Siwon heran

Jessica hanya tersenyum, kepalanya mendongak ketika mendengar suara lonceng pintu Cafe itu. Mata foxy nya bertemu dengan mata bulan sabit Tiffany yang sudah berjalan mendekatinya dengan Siwon.

“Ayo duduk Tiffany”

Siwon membulatkan matanya, membalikkan tubuhnya, dan benar. Tiffany sudah berdiri dibelakangnya dengan Minki dalam genggamannya.

“Daddy” sahut Minki dan langsung duduk diatas pangkuan Siwon

Siwon tersenyum dengan mengecup puncak kepala Minki. Sedangkan Tiffany sudah duduk disamping Siwon.

“Apa yang sebenarnya terjadi?” kata Siwon bingung

Tiffany masih bungkam, sedangkan Jessica kembali tersenyum, sedetik kemudian, dia mengeluarkan cincin berlian yang telah menjadi saksi pertunangannya dengan Siwon dari jari manisnya. Jessica menatap cincin cantik nan mewah itu sebentar, lalu mendorongnya kehadapan Siwon.

“Semalam, Tiffany akhirnya mau mengakui jika dia masih mencintai mu. Aku bukan orang bodoh, sangat gampang membaca jika kalian berdua sebenarnya saling mencintai. Karena itu, aku mau kita selesai sampai disini”

Siwon tidak tahu harus berekspresi bagaimana. Hatinya membuncah saking senangnya, tapi merasa tak enak hati dengan Jessica, perasaan bingung juga ada dalam hatinya sekarang.

Tiffany menggigit bibir bawahnya, dia merasakan perasaan yang sama dengan Siwon sekarang.

“Aku percaya kebahagiaan akan selalu ada. Ku pikir, kebahagiaan ku bukan bersama Siwon Oppa” ujar Jessica, dia menyatukan tangan Tiffany dan Siwon. “Tapi aku percaya, jika kalian pasti akan bahagia” lanjut Jessica

“Tapi bagaimana dengan mu?” tanya Tiffany

“Apa aku terlihat tidak baik? Kalian tenang saja. Aku tidak merasakan sakit hati, sedih atau benci sekalipun, tapi aku merasa bahagia melihat kalian bersatu” Jessica memakai tasnya lalu segera berdiri. “Minki, Aunty pulang dulu ne? Siwon, Fany, aku duluan, ada rapat setelah ini. Bye”

“Jessica tunggu!” seru Siwon

Jessica menghentikan langkahnya dan membalikkan tubuhnya menatap keluarga kecil itu.

“Terimakasih” kata Siwon dan Tiffany bersamaan

Jessica hanya mengangguk dan benar-benar pergi dari cafe itu. Siwon juga Tiffany saling memandangi.

“Jadi, kau maukan menjadi istri ku lagi?” tanya Siwon

“Aku akan melakukannya asal kau mau menjelaskan hubungan mu dengan Ivy Chen” jawab Tiffany lalu kembali duduk

“Ok..Ok.. Aku dijebak. Ivy Chen ternyata dikirim untuk menghancurkan pernikahan kita dan perusahaan Appa. Tapi mereka gagal menghancurkan perusahaan dan berhasil menghancurkan pernikahan kita. Kau harus percaya pada ku, sedikitpun aku tidak pernah berpikir jika aku akan selingkuh dari mu”

Tiffany menghela nafas panjang, kejadian dimasa lalu dijadikannya sebuah pelajaran. Dia tidak boleh bertindak gegabah sebelum mengetahui yang sebenarnya.

“Fany? Kau percaya pada ku kan?” ucap Siwon

“Aku percaya”

Siwon tersenyum lebar, mengeratkan pelukannya pada Minki dan menarik Tiffany untuk bersandar pada dada sebelah kanannya. Sekali lagi, dia harus berterimakasih dengan Jessica.

et4e6tr1
END

13 thoughts on “My Wife and My Son

  1. ahay deuh! ceritanya seru hihihi😄
    feel sifany nya sih dapet, tapi ren nya kuramg dapet wkwkwk😄
    keep writing😉

  2. u,u ak kra wonnie nya bkln sm jessie,ekh tnyta engga😀

    akrnya sifany nya blikan lg ,
    #dikira pacaran x😀
    ppany lain x hrs lbh pcya sm wonnie dund jgn langsng mnta cerai ajh , tp seneng deh akrnya mrka rujuk lg ,buat sica tenang msh ad donge yg menantimu ,
    ivy chen enyahlah dr khdpan sifany😀

  3. kereen eon,,
    tp feel di sica nya kurang dapet, aku kira jessica bakal bnuh diri atau apa gitu, tp trnyata enggx.. dan aneh jg, untuk apa sica pcaran sma siwon klo gx cinta? hehe

Kritik, Saran dan lain-lain DISINI

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s