Comic Girls

Hi! ini ff haesica, haha😄

suka? RCL boleh laaa ;;) ff ini kepikiran teruskalo lagi baca komik haha. maaf kalo jelek🙂

Tittle: Comic Girls

Gendre: Romance, Friendship

Cast: Jessica Jung

Lee Donghae (SUJU)

Other Cast: Goo Hara (KARA)

Im Yoon Ah (SNSD)

etc

Author: -PrettyBoy-

Untitled-12_副本

Aku selalu bermimpi mempunyai kekasih seperti di komik-komik.

-Comic Girls-

“JESSICA JUNG!!”

Para siswa dan siswi yang mendengar teriakan Guru Kim segera mengalihkan pandangannya dari papan tulis dan menatap kebelakang, memandangi gadis cantik dengan rambut panjangnya yang berombak sedang menyengir tanpa dosa.

Guru Kim dan murid lainnya menggeleng, lagi-lagi Jessica di tegur. Dengan langkah yang sedikit cepat, Guru Kim mengambil komik milik Jessica yang di tumpunya dengan buku pelajaran. Jessica kalah telak, dia segera menundukkan kepalanya karena merasa bersalah.

“M-mianhae Sonsaengnim” kata Jessica pelan

“Ini yang terakhir kalinya. Jika kau membaca komik lagi, saya akan mengadukan mu pada wali kelas mu” tegur Guru Kim

“N-ne Sonsaeng” Jessica mengangguk gugup

“Sekarang keluar” suruh Guru Kim

Tanpa menunggu lama, Jessica berdiri dari duduknya, membungkuk di hadapan Guru Kim dan berjalan dengan menunduk keluar kelas. Setelah di rasanya sedikit jauh dari depan kelasnya, wajah Jessica berubah menjadi cerah, juga jangan lupakan senyumannya yang mengembang dan bagaimana tubuh mungilnya yang melompat senang.

Kakinya berlari ke belakang sekolah, menuju perpustakaan. Dia memang lebih senang di keluarkan dari kelas, jadi otaknya yang sedikit tidak encer itu tidak perlu repot-repot berpikir tentang berbagai macam rumus yang di jelaskan sang Guru. Jika otaknya tak encer lalu kenapa dia lebih senang ke perpustakaan? Bukankah perpustakaan tempatnya para orang-orang pintar?

“Jess, kau di keluarkan lagi?”

Jessica menghentikan langkahnya yang sudah selangkah melewati meja penjaga perpustakaan. Jessica menoleh, tersenyum ke arah Kyuhyun yang sedang piket menjaga perpustakaan.

“Hehe, pelajaran Kim Sonsaengnim membosankan” ujar Jessica tanpa dosa

Kyuhyun menghela nafas panjang. “Bilang saja kau ingin baca komik lagi”

Jessica tertawa kecil, berlari masuk dengan semangatnya dan mulai berdiri di hadapan deretan buku-buku khusus komik. Mata Jessica berbinar-binar melihat deretan komik yang menjulang tinggi. Mata foxy itu masih mencari-cari lanjutan komik yang di bacanya tadi. Setelah mendapatkannya, Jessica segera mengambil komik bersampul warna merah muda itu dan segera menarik salah satu kursi dan duduk di sana.

Komik yang di bacanya sekarang berjudul ‘Admire Love’, komik itu bercerita tentang seorang gadis imut berambut pendek bernama Rin Shara yang selalu mendambakan sesosok pria tampan, keren, pintar, baik, populer, dan sempurna seperti di komik-komik. Persis sekali dengan Jessica! Mengingat hal itu Jessica malah terkekeh senang.

Waktu terus berlalu, tanpa terasa jam pelajaran ke 3 dan 4 sudah terlewati. Jessica menyandarkan tubuhnya, merasa lega ketika komik yang di bacanya tadi sudah selesai dengan ending yang seperti di inginkan sang tokoh utama.

“Aku pasti akan mendapatkan pria idaman ku seperti di komik” gumam Jessica dan bersiap berdiri untuk mengembalikan komik yang di bacanya

“Huh, mimpi”

Jessica membalikkan tubuhnya, ia mendengus ketika melihat seorang pria yang berdiri tak jauh dari hadapannya dengan wajah sombong seperti ingin di tinju saja. Pria itu adalah pria yang selama tiga tahun ini selalu saja menganggu dan mengejeknya, tapi, walaupun seperti itu, Jessica harus akui jika dia adalah pria yang baik.

“Aku tidak mimpi!” balas Jessica, ia meledek pria tadi dengan mengeluarkan lidahnya dan segera pergi dari hadapan pria itu

Pria yang ber-name tag Lee Donghae itu hanya menatap kepergian Jessica dengan datar. Dan tanpa sengaja, matanya mendapati sebuah komik yang di baca Jessica tadi terjatuh di atas meja. Tangannya mengambil komik itu, tidak lama membacanya, ia malah membuang komik tadi dengan seringai di wajahnya.

“Gadis bodoh”.

-Comic Girls-

Jessica berjalan ke arah kantin sekolah dengan menggembungkan pipinya dan sesekali menghentakkan kakinya ketika mengingat percakapannya tadi dengan kapten sepak bola di sekolahnya itu. Saat melihat Hara, teman sebangkunya yang sedang duduk di salah satu bangku bersama kekasihnya, Jessica mempercepat langkahnya dan menjatuhkan tubuhnya di samping Hara.

“Akh! Sebal! Sebal! Sebal!!!!” rutuk Jessica sembari memukul-mukul meja

Hara dan Junhyung saling bertukar pandang, gadis berambut lurus panjang itu meletakkan sendoknya dengan menatap Jessica.

“Biar ku tebak, kau pasti habis di ledek Donghae kan?” tebak Hara

Jessica mengangkat kepalanya dengan wajah yang cemberut lalu memeluk Hara manja.

“Pria bodoh itu bilang jika pria di komik-komik tidak ada. Huwee” rengek Jessica, Hara menepuk-nepuk punggung Jessica

“Donghae? Bukankah wajah dia mirip dengan pria-pria di komik?” sahut Junhyung santai

Hara membelakkan matanya, Jessica melepaskan pelukannya dari Hara, ketika bersiap protes, temannya itu menggenggam kedua tangan Jessica erat dengan menganggukkan kepalanya, menyetujui ucapan kekasihnya.

“Junhyung benar. Donghae kan di kenal sebagai pria mirip karakter di komik” sambung Hara

Jessica terdiam. Apa yang di katakan sepasang kekasih itu memang benar. Donghae nyaris saja menyerupai karakter-karakter pria di komik yang sering dia baca, tapi NYARIS ya, NYA-RIS, karena kebaikan dan kelembutan pria di komik itu tak ada pada diri Donghae. Pasalnya, Donghae itu menyebalkan, kekanak-kanakan, ceroboh dan sering mengerjainya. Tidak ada cocok-cocoknya dengan pria idamannya dalam komik!

-Comic Girls-

“GADIS KOMIK”

Jessica segera mengalihkan pandangannya ke arah kanan, membuang nafas berat saat melihat Donghae yang berlari kearahnya dengan senyuman menyebalkan.

“Kau! Penguntit!!” tunjuk Jessica dan pergi dari tempatnya tadi

“Apa? Enak saja! Kebetulan kita bertemu di toko buku ini!!” ujar Donghae tidak terima

Jessica menggerutu kesal, Donghae masih mengikutinya dari arah belakang. “Kenapa mengikuti ku terus?”

“Siapa yang mengikuti mu?” elak Donghae

“Terserah kau saja” ujar Jessica tak perduli sembari terus memutari toko buku di bagian komik

Donghae menggaruk rambutnya saat melihat Jessica yang sesekali tersenyum melihat komik yang di pegangnya. Donghae bahkan menggeleng melihat banyaknya komik-komik yang di beli Jessica.

“Semuanya 50 won, Nona” kata pegawai kasir sembari memberikan belanjaan Jessica

“M-MWO? 50 WON?” teriak Donghae terkejut

Jessica menyikut lengan Donghae yang sudah membuatnya malu, tanpa tunggu lama, Jessica memberikan uang yang di keluarkannya dari dompet pada sang penjaga kasir dan segera keluar dari toko buku itu. Tapi, Donghae lagi-lagi mengikutinya.

“Kau gila ya? Menghabiskan uang sebanyak itu hanya untuk komik? Heh, kau gila. Gadis komik gila” racau Donghae

“Wae~, lagipula aku beli pakai uang ku sendiri! Bukan uang mu ikan bodoh jelek bau!” hina Jessica

Donghae melongo mendengar hinaan itu, Jessica sudah tertawa meledeknya dan berlari-lari kecil meninggalkan Donghae. Donghae ikut tertawa, dia tidak bisa marah pada Jessica, dengan segera ia mengejar Jessica, setelah berdiri di samping gadis itu, Donghae memeluk bahu Jessica.

“Kau gila karena pria-pria di dalam komik mu?” seru Donghae

“Mereka memang membuat ku gila” balas Jessica senang

“Berarti aku membuat mu gila? Bukankah, mereka bilang aku seperti pria di dalam komik, hn?”

Jessica berhenti melangkah, menatap Donghae dengan tatapan mengejek, di tepisnya tangan Donghae dari atas bahunya.

“Iya, kau memang membuat ku gila! Gila karena kau selalu saja membuat ku kesal, menganggu ku, dan—dan–”

“Dan apa?”

“Dan—pokoknya kau tak mirip pria di di dalam komik!!!” sahut Jessica. “Tapi, wajah mu memang mirip” bisik Jessica

“Kau bilang apa?” Donghae menahan bahu Jessica penasaran

“Tidak bilang apa-apa” Jessica menyengir. “Sudah ya, aku pulang dulu. Bye” Jessica melambaikan tangannya lalu masuk ke dalam stasiun kereta

Dari belakang, Donghae terus menatap Jessica sampai ia masuk ke dalam kereta. Sampai sosok gadis itu tak tampak lagi, Donghae memutar tubuhnya pergi, kepalanya bergerak ke kanan dan ke kiri, seperti orang kebingungan.

“Pria di komik? Memang sifat pria di komik bagaimana?” tanya Donghae pada dirinya sendiri

Merasa bodoh dengan pertanyaan itu, Donghae tertawa, menertawakan dirinya sendiri dan berlari pergi.

-Comic Girls-

“Kau—mau jadi pacar ku?”

“Maaf, aku tidak bisa. Aku—aku hanya mau pacaran dengan pria seperti di komik. Maaf”

Jessica membungkukkan tubuhnya dan pergi dari taman belakang sekolah, meninggalkan pria yang baru saja menyatakan cinta padanya, dan yah, Jessica menolaknya.

“Kau jahat sekali menolak Taecyeon” sahut Donghae tiba-tiba yang berdiri di samping Jessica

“Kau mengangetkan ku bodoh” protes Jessica melanjutkan langkahnya

“Haahh, jika kau begitu terus, kau tidak akan bisa punya pacar. Terus saja pikirkan khayalan mu itu” jelas Donghae sedikit kesal

“Ikan cerewet!” sahut Jessica dengan berlari meninggalkan Donghae

Sepanjang perjalan ke kelasnya, ucapan Donghae terus terngiang. Jika di pikir, apa yang di katakan Donghae ada benarnya juga. Tapi Jessica yakin, suatu saat, dia pasti akan mendapatkan pria seperti apa yang dia inginkan. Lagipula, dia menolak Taecyeon karena Jessica tak suka dengan pria berbadan kekar itu.

-Comic Girls-

Donghae masuk ke dalam perpustakaan, matanya yang indah menelusuri seluruh ruangan perpustakaan yang mulai ramai karena sekarang sudah jam istirahat. Ketika mendapati seseorang yang di carinya, Donghae tersenyum senang dan segera menghampiri orang yang duduk dengan membelakanginya itu.

“HEY GADIS KOMIK” teriak Donghae

Bukan hanya Jessica yang menoleh, tapi para murid lainnya yang merasa terganggu dengan teriakan Donghae juga ikut menolah ke arah pria itu. Tidak merasa bersalah ataupun meminta maaf, Donghae dengan santainya malah melangkah mendekati Jessica, di dudukkannya dirinya di hadapan Jessica. Jessica tidak mengerti, kenapa Donghae selalu saja membuatnya malu.

“Aku punya nama stupid!!” protes Jessica sembari kembali membaca komik yang sejak tadi di bacanya

“Iya aku tahu. Nama mu ‘gadis komik’ kan?” Donghae tersenyum dengan menaikkan kedua alisnya jahil. “Apa enaknya baca komik?”

“Sekarang ku tanya, apa enaknya main bola?” balas Jessica

“Lebih enak bermain bola di banding membaca komik yang bahkan gambarnya tak bergerak” ledek Donghae sekali lagi

Jessica memutar bola matanya malas, dia tidak punya waktu untuk meladeni ledekan dan ucapan Donghae. Terlalu penasaran dengan kelanjutan komik yang di bacanya sekarang.

Merasa tidak di perdulikan, Donghae dengan tiba-tiba menarik komik yang di baca Jessica dan mengangkatnya tinggi-tinggi agar tidak bisa di jangkau oleh Jessica.

“LEE DONGHAE!!!” geram Jessica mendekati Donghae

“When love is blooming” baca Donghae pada judul komik itu. “Aku ingin selalu bersama Ritsuka|aku sayang sekali dengan Hijiri. Haha, bacaan macam apa ini?”

Jessica mengepalkan tangannya kesal, Donghae dengan beraninya tertawa mengejek komik yang di bacanya. Tanpa perduli dengan pandangan murid-murid yang melihat mereka, Jessica dengan anarkisnya naik ke atas meja dan mendorong tubuh Donghae kuat-kuat hingga tubuh pria itu terjatuh dengan keras di atas meja.

“MENJAUH DARI KU IKAN BODOH!!!” gertak Jessica lalu berlari keluar perpustakaan

Donghae mengaduh, punggungnya terasa berdenyut karena terjatuh dengan tidak elitnya di atas lantai.

“GADIS KOMIK BODOH!!!!” teriak Donghae kesal.

-Comic Girls-

Hanya ada suara sapu yang bergesekan dengan lantai saja yang terdengar, hari sebentar lagi malam, melihat itu, Jessica segera menyelesaikan piketnya untuk membersihkan kelas. Di basuhnya kaca jendela bening dengan lap basah yang di bawanya. Ketika menatap keluar, Jessica bisa melihat dengan jelas tim sepak bola sekolahnya yang sedang berlatih. Ada rasa tidak enak dari dalam hati Jessica saat melihat Donghae yang tertawa karena berhasil mencetak gol, mengingat bagaimana brutalnya dia mendorong Donghae kemarin.

“Tapi itukan salahnya!!!” ujar Jessica kesal pada dirinya sendiri dan mulai melanjutkan tugasnya

Musim semi tiga tahun yang lalu, Jessica untuk yang pertama kalinya bertemu Donghae ketika upacara penerimaan siswa baru di laksanakan. Saat itu, dia akui, Jessica benar-benar terpesona akan sosok Donghae. Seperti yang di bilang Hara, Junhyung dan teman-teman sekolahnya yang lain jika Donghae memang seperti jelmaan pria di dalam komik. Jessica yang memang sejak dulu menginginkan pria seperti itu merasa senang bisa mengenal Donghae, tapi saat Donghae mulai menganggunya padahal dia tak punya salah apapun, Jessica malah merasa mual pada pria itu.

“Hai gadis komik”

Jessica terlonjak kaget mendengar suara itu. Siapa lagi di dunia ini yang memanggilnya dengan julukan aneh itu? Donghae tersenyum kecil sembari meminum air botolnya dan menghampiri Jessica.

“Kau! Kenapa tahu aku masih di sini?!” tutur Jessica

“Aku melihat mu bodoh. Masih piket ya?”

Jessica diam, tak mau membalas ucapan Donghae.

“Mau ku bantu?”

“….”

“Mau tidak?”

“….”

“Ya sudah kalau tidak mau” kata Donghae dan duduk di salah satu meja

Lama mereka terdiam dengan Donghae yang masih duduk dengan tenang di tempatnya, memandangi gerak-gerik Jessica yang di yakininya sesekali meliriknya sambil menyapu. Donghae menggelengkan kepalanya, turun dari atas meja dan memilih duduk di kursi, bersandar sambil memejamkan matanya.

“Jessica” panggil Donghae

Jessica berhenti menyapu, ini yang pertama kalinya dia mendengar Donghae memanggil nama sebenarnya.

“Apa?” jawab Jessica ketus

“Kau—–apa enaknya membacanya komik?” ujar Donghae, di pejamkannya matanya

“Kau kan sudah bertanya itu kemarin!” sahut Jessica

“Tapi kau belum menjawabnya”

Jessica terdiam, berpikir dengan masih menyapu lantai. Sesungguhnya, Jessica tak benar-benar tahu kenapa dia suka sekali membaca komik. Tak mendapatkan jawaban, Donghae menaikkan kedua kakinya di atas meja, tapi matanya tetap terpejam.

“Jangan bilang karena kau masih mengharpkan pria idaman mu seperti di komik itu?”

Jessica tergugup, di garuknya rambut belakangnya. Yang di katakan Donghae benar, dia sangat senang membaca komik karena merasakan hatinya yang berdebar ketika melihat sosok-sosok pria di dalam komik.

“Aish sudahlah! Jangan banyak bertanya. Pekerjaan ku tidak selesai nih!” protes Jessica kembali mengerjakan pekerjaannya

Donghae tersenyum sekali lagi. “Kenapa—-tidak berpacaran dengan ku saja?”

BRUKK

Sapu yang Jessica pegang sejak tadi terjatuh di atas lantai ketika mendengar suara Donghae yang pelan tapi masih bisa terdengar olehnya. Dengan masih terkejut, Jessica menoleh, menatap Donghae yang menidurkan dirinya di atas kursi dengan kaki di atas meja. Jantungnya berdetak berkali-kali lebih cepat, keringat dinginnya mengalir. Rasanya jantungnya hampir saja copot mendengar ucapan Donghae.

“Ke–kenapa kau—berbicara seperti i-itu?” ujar Jessica gugup

“….”

Lama Jessica menunggu jawaban yang akan di lontarkan pria itu. Menyadari dada Donghae yang naik turun dengan pelan menyadarkan Jessica jika Donghae tertidur. Entah keberanian dari mana, Jessica melangkah mendekati Donghae. Di bungkukkannya tubuhnya sedikit. Jessica merasa wajahnya memanas, ini yang pertama kalinya ia menatap wajah Donghae dari dekat.

Di lihat dari jarak sedekat ini, semakin membuat Jessica tersadar jika wajah pria yang tertidur ini memang benar seperti pria-pria di komik. Rambut hitam tebalnya yang legam, matanya indah walaupun tidak sebesar di komik-komik, hidungnya yang mancung, juga bentuk wajahnya yang panjang, dan jangan lupakan tubuhnya yang berotot walaupun tak setinggi Kyuhyun ataupun Siwon.

Tanpa di sadarinya, Jessica tersenyum, tepat ketika ia akan mengelus pipi Donghae. Donghae malah membuka matanya dan……

CUP

Mata foxy Jessica melebar, dengan refleks di sentuhnya bibir mungil itu yang baru saja di cium oleh Donghae. Tunggu! Dong-hae? Pria yang selama ini membuatnya kesal men-ci-um nya?

Donghae tertawa tanpa dosa, di tepuknya kepala Jessica lembut. “Jangan pikirkan kata-kata ku tadi, aku hanya bercanda. Juga, ciuman itu, hm–sebagai tanda maaf ku karena selalu mengerjai dan membuat mu kesal. Aku janji, mulai besok, aku tak akan muncul lagi di depan mu. Sudah ya, bye!”

BLAM

Pintu berwarna cream itu tertutup, menandakan Donghae sudah pergi, meninggalkan Jessica yang masih berdiri di tempatnya dengan mata yang berkaca-kaca. Tidak! Dia bukannya sedih karena Donghae merebut ciuman pertamanya. Tapi, kalimat-kalimat Donghae tadi, membuat hati Jessica berdenyut sakit sampai air matanya berhasil lolos dari salah satu mata foxynya.

“Hiks”

Suara isakannya keluar.

“Kenapa tidak mau berhenti? Hiks!”

Jessica berusaha menghentikan air matanya, di sekanya berkali-kali cairan bening itu dan memaksakan mulutnya untuk tidak mengeluarkan isakan lagi. Tapi, lagi-lagi dia gagal menghentikannya.

-Comic Girls-

“Im Yoon Ah”

Gadis itu berbalik ketika mendengar suara seseorang memanggilnya. Dengan tersenyum senang, gadis yang bernama pendek Yoona itu meletakkan komik yang di bawanya di atas meja.

“Gomawo Jessica-ssi sudah meminjami ku komik ini” ujar Yoona

Jessica menatap Donghae sebentar yang kini berdiri di sebelah Yoona. Tangannya melingkar dengan mesra di pinggang Yoona.

“N-Ne” kata Jessica pelan

“Aku kembali ke kelas ku dulu” Yoona melambaikan tangannya dan menarik Donghae pergi

“Sudah ku bilang jangan membaca komik lagikan”

Walaupun Donghae dan Yoona sudah pergi, tapi Jessica masih bisa mendengar suara Donghae tadi dan masih bisa melihat Donghae yang tertawa kecil sembari mengacak rambut Yoona sebelum keluar kelas.

Lagi-lagi perasaan itu melandanya, perasaan sakit yang berasal dari dalam hatinya.

“Sica? Gwenchana?” Hara sedikit panik ketika melihat Jessica yang menunduk

“H-huh?”

“Kau menangis” Hara menghapus air mata Jessica. “Apa yang kau pikirkan?”

Jessica menggelengkan kepalanya. Menceritakan kejadian kemarin hanya membuat jantung Jessica berdenyut sakit.

“Sebenarnya ada apa? Sudah hampir seminggu aku tidak melihat mu bersama Donghae. Biasanyakan, kalian selalu bersama walaupun bertengkar” jelas Hara bingung

Jessica tersenyum, tepatnya berusaha tersenyum di hadapan Hara. “Aku senang tidak di ganggu oleh Donghae lagi”.

-Comic Girls-

Donghae menarik rambutnya, sudah hampir 2 jam ia latihan sepak bola tapi tak satupun bolanya yang berhasil masuk kedalam gawang. Sampai akhirnya, Donghae memilih beristirahat dan duduk di pinggir lapangan sembari meminum air botolnya.

“Hyung menjauhi Jessica Noona karena sudah pacaran dengan Yoona Noona ya?”

Donghae mendongak, menyeringai mendengar pertanyaan Minho, adik sepupunya.

“Ku pikir, Hyung menyukai Jessica Noona. Tahunya, menyukai Yoona Noona, hehe” seru Minho, ia duduk di sebelah Donghae

“Aku tidak mengerti kenapa kalian selalu bilang aku menyukai Jessica” kata Donghae bingung

“Habisnya, Hyung hanya mengganggu Jessica Noona saja” balas Minho

Donghae tak menjawab apapun, ia kembali meminum air mineralnya, tapi terhenti ketika matanya bertemu pandang dengan Jessica. Tapi secepat mungkin, gadis itu membuang wajahnya dan berlari menjauh.

“Mulai besok, aku janji, aku tidak akan muncul lagi di depan mu”

Donghae menghentikan langkahnya yang tadinya ingin mengejar Jessica. Ucapannya saat itu, terngiang terus-terusan di otaknya. Dari dalam hatinya yang paling dalam, ada rasa kecewa karena dia sudah berjanji seperti itu, dan satu hal yang baru di sadarinya, Donghae, menyakiti hati Jessica. Dari banyaknya gadis yang mendekatinya, hanya Jessica yang benar-benar dekat dengannya.

-Comic Girls-

Sudah 3 harian ini Donghae terus-terusan duduk di perpustakaan, membaca buku biologinya dengan seksama. Walaupun mereka sering bertemu, tapi baik Jessica ataupun Donghae tak ada yang memulai pembicaraan.

Di balik komik yang di bacanya, Jessica sesekali melirik Donghae yang masih fokus dengan bukunya. Keadaan dingin tak bersahabat yang menyelimuti mereka membuat Jessica merasa tak enak dan nyaman. Bayangkan saja, ketika orang yang dekat dengan mu tiba-tiba saja menjauh dari mu. Itu terasa merubah hidup Jessica.

Donghae yang tiba-tiba saja berdiri membuat Jessica terkejut. Ketika Donghae menatapnya, Jessica buru-buru menunduk, tak berani menatap Donghae dan membiarkan pria itu pergi menjauh darinya.

Sampai hari ini, Jessica masih bertanya-tanya apa yang menyebabkan Donghae menjauh darinya. Jessica menyandarkan tubuhnya yang lemas pada tembok di belakangnya. Komik yang ia baca bahkan sudah dia letakkan di sampingnya, sudah tidak bergairah membacanya lagi.

-Comic Girls-

“Donghae Oppa baru saja putus dari Yoona Eonnie”

“Mwo? Kenapa? Mereka baru pacaran 2 minggu kan?”

“Katanya, karena Donghae Oppa benci gadis yang suka baca komik”

Drap..Drap..

Suara langkah kaki yang tengah berlari itu terdengar di lorong sekolah yang sibuk menggosipi hubungan Donghae dan Yoona. Dengan nafas yang masih terputus-putus, Jessica menerawang ke lapangan sepak bola, ketika melihat Donghae yang sedang pemanasan untuk bersiap bertanding bola, Jessica dengan sekuat tenaga berlari menghampiri Donghae.

PLAK

Suara tamparan yang cukup keras itu mengejutkan para pemain bola dan penonton yang ada di lapangan. Donghae mengangkat kepalanya, matanya terbelalak kaget melihat Jessica yang berdiri di hadapannya dengan wajah memerah dan air matanya yang mengalir.

“Selama ini—-berarti—berarti kau membenci ku kan?” ujar Jessica pelan

“A-apa?” tanya Donghae bingung

“Jangan pura-pura bodoh!! Selama ini kau menganggu ku karena kau membenci ku kan? Kau membenci gadis yang suka membaca komik kan? ITU BERARTI KAU MEMBENCI KU KAN?!!”

Donghae mematung di tempatnya, masih mencerna apa yang di katakan Jessica. Sampai dia ingat, jika sekarang gosip yang sedang hangat-hangatnya adalah berita dia putus dengan Yoona.

“Aku membenci mu, hiks”

Hati Donghae melongos mendengar kalimat yang di sertai isakan itu keluar dari mulut Jessica. Tanpa memperdulikan teriakan Minho dan tim yang lainnya, Donghae berlari mengejar Jessica.

GREEPP

“Kau salah paham”

Rasanya tubuh Jessica membeku, memberontak untuk melepaskan lengan kekar Donghae yang memeluknya dari belakangpun tak bisa. Di rasakannya deru nafas Donghae di balik telinganya.

“Aku—tidak membenci mu” kata Donghae pelan

Jessica menggigit bibir bawahnya.

“Aku membenci gadis yang suka membaca komik hanya sebuah alasan untuk memutuskan Yoona” lanjut Donghae

Jessica terkesiap. Matanya menatap kedepan dengan terkejut.

“Aku—aku menyukai mu sejak awal kita bertemu! Aku menjauh dari mu dan memacari Yoona karena aku merasa malu pada mu. Malu karena—karena aku bukan pria seperti di komik yang selama ini kau bayangkan”

Jessica mengepalkan tangannya. Di rasakannya tubuh Donghae bergetar dan lehernya basah. Mungkinkah, Donghae menangis–karenanya?

“Aku–selama di perpustakaan, aku tidak membaca buku biologi, melainkan, aku membaca komik. Aku ingin tahu dan belajar bagaimana menjadi pria yang kau inginkan, tapi–tapi tetap saja tidak bisa. Aku—tidak bisa seperti pria di dalam komik”

Yang pertama kali dalam hidupnya, Jessica merasa menyesal memimpikan pria seperti di dalam komik, di lepaskannya pelukan Donghae, lalu ia memandangi pria itu dengan matanya yang berair.

“Aku juga suka kau. Suka sekali, hiks” Jessica memeluk Donghae

Donghae tersenyum dan membalas pelukan Jessica.

“HEI HYUNG! PERTANDINGANNYA AKAN SEGERA DI MULAI” teriak Minho

Keduanya melepaskan pelukan erat itu setelah melemparkan senyumannya. Donghae menggenggam erat tangan Jessica, tapi ia menepisnya dan beralih memeluk lengan Donghae.

“Kau—sebenarnya mirip dengan karakter pria di komik When love is hiding” kata Jessica sembari melangkah bersama Donghae

“Benarkah?” ujar Donghae penasaran

“Iya, sifatnya dingin dan menjengkalkan seperti mu. Tapi aku suka, hehe”

“Aku juga sangat menyukai mu”

Donghae ikut tersenyum, menghentikan langkahnya dan mendekatkan bibirnya pada bibir Jessica. Tangan mereka menggenggam satu sama lain, Jessica menutup matanya dengan berjinjit sedikit, menerima ciuman hangat Donghae.

“Aku mencintai mu pria komik ku!”

“Aku juga mencintai mu gadis komik”.

Kalian lihatkan? Mimpi ku jadi kenyataan, sama seperti halnya Rin Shara yang mendapatkan pria idamannya seperti di dalam komik😉

Untitled-13_副本

END

maaf covernya jelek, males ngedit hehe

9 thoughts on “Comic Girls

  1. Kyaaaa haesik haesik!!
    aku suka!!
    suka banget!
    keren far, dapet banget feelnya😉
    aduh donge sika huaaaa makin cinta ama kalian😄

    bikin lagi bikin lagi!
    yg lebih romantis ya hihi
    keep writing😉

  2. Aku jga lgi suka bgt komik sama novel ^^
    keren bgt deh ff nyaa,,
    ceritanya kaya nyata bgtt,, feel ya dpet.. ditunggu ff mu yg yg lainnya thor,Hwaiting😉

  3. Hwaaa keren chingu..
    Sica eonni sih aneh2.. Masa pingin punya pacar kayak dikomik-komik, Haeppa jadi frustasi kan.. *hoho

    Keren thor, bikin FF HaeSica yg banyak yahh🙂

  4. Ini critaya gampang dipahami,
    Bhasanya jga bgus..
    Simple tp dikenanglah,
    Judulya jg cutee “comic girl”
    Suka deh pkokya;)

  5. Hai, kamu Han Young Mi ‘kan? Yang di fb itu hari…
    Masih ingat saya? Hahaha
    Maaf ya baru berkunjung ke blog ini…
    FF ini manis dan yaa saya sempat nangis td -,- *cengen ya?*
    FF nya keren (y)

    Cover nya keren kok! Aku suka bnget😀

  6. Akhirnya sica bisa mendapatkan pria idamannya. Hehheee….
    Untung aja donghae beneran suka pada sica pd pandangan pertama. Ckckckkk… diam-diam suka ternyata.. hahhaa

Kritik, Saran dan lain-lain DISINI

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s