Love Will Remember Part 2

  1. Author : Lime
  2. Judul : Love Will Remember Part 2
  3. Kategori : Romance, Family, Chapter
  4. Cast :

–          Jung Jessica SNSD

–          Lee Donghae Super Junior

–          Byun Baekhyun EXO

–          Kim Hyoyeon SNSD

–          Lee Eunhyuk Super Junior

–          Seo Joo Hyun SNSD

Ini part duanya . terlalu singkat ya? Haha author harus menghadapi UTS minggu ini jadi otak tidak bisa dipaksa untuk melanjutkan ff ini >< part selanjutnya akan segera rampung setelah UTS. Maaf banyak typo. Don’t like, don’t read. Do read, do RCL! ^^

Jam menunjukkan pukul 8 pagi. Baekhyun sudah terjaga dan siap dengan perjalanannya. Tabungannya cukup untuk pergi ke Seoul. Ia berangkat menggunakan bus untuk ke stasion.

KTX adalah transportasi pilihannya. Memang tiketnya lebih mahal daripada kereta yang lain. Namun ia hanya perlu menempuh 2,5 jam perjalanan daripada menggunakan kereta lain yang bisa mencapai 3 jam bahkan lebih.

Di dalam kereta Baekhyun memilih bersembunyi dibalik jaketnya. Ia menangis. Bagaimanapun juga ia hanya anak kecil yang hari ini berulangtahun ke-9. Beban pikiran seperti ini tentu sangat berat baginya. Kenapa ibu kandungnya menitipkannya di panti asuhan, lalu diadopsi dan memiliki keluarga yang selalu sibuk. Bagi Baekhyun ibunya yang sekarang, Hyoyeon, memang sangat menyayanginya. Namun bagi Baekhyun Hyoyeon selalu tidak bisa menunjukkan rasa sayang itu dengan benar, selalu dengan cara yang akhirnya menyakiti dirinya.

Seperti melarang Baekhyun dengan teman seusianya. Sebelumnya memang sering terjadi penculikan anak di Busan, Hyoyeon dengan keras melarang Baekhyun pergi bermain. Baekhyun bisa menerimanya, namun yang menyakitkan adalah bagaimana Hyoyeon memarahi teman-teman yang mengajak Baekhyun bermain. Sejak saat itu Baekhyun dikucilkan di kelasnya.

“Hey, apa kau menangis, anak kecil?” Seseorang menegur Baekhyun. Baekhyun menarik jaketnya dan menatap wanita tua yang menyapanya.

“Tidak.” Jawab Baekhyun.

Tidak terasa kereta itu sudah berhenti di stasion Seoul. KTX jenis kereta cepat dan besar, jadi hanya berhenti di stasion besar seperti Seoul, Busan, dan Dojeon.

Baekhyun menghentikan taksi dan meminta supir taksi itu mengantarnya ke alamat yang ia berikan. Dengan semangat Baekhyun duduk di jok belakang.

“Kau darimana?” Tanya supir taksi.

“Busan.” Jawab Baekhyun.

“Wow apa kau pergi ke Seoul sendiri? Apa eomma mu tidak tahu huh?”

“Aku kesini untuk mencari eomma ku.”

~***~

Jessica melempar tas kerjanya sesaat setelah sampai di apartemennya. Ia benar-benar lelah hari ini. Beberapa desain nya ditolak dan ia harus mendesain ulang. Ia menyandarkan diri ke tembok sambil memijat kepalanya. Serasa ingin meledak.

Sebelum ia masuk ke kamar, pintu apartemennya terketuk. Ia beranjak untuk membukakan pintu. Betapa terkejutnya ia menemukan anak kecil tengah tersenyum padanya.

“Kau tersesat?” Tanya Jessica.

“Apa kau Jessica Jung?” Tanya anak kecil itu.

“Ya. Kau siapa? Ada yang bisa aku bantu?”

“Hai. Namaku Baekhyun dan aku anakmu!” Sahut Baekhyun kemudian masuk.

Jessica mematung sebentar di ambang pintu. Baekhyun sudah duduk manis di sofa dan menyalakan televisi.

“Hei, Kid! Aku tidak punya anak!” Semprot Jessica pada Baekhyun.

“Apa kau lupa? Kau pernah meninggalkan bayi di panti asuhan 9 tahun lalu dan bayi itu aku.” Sahut Baekhyun enteng.

“Ugh beri aku waktu sebentar.” Kata Jessica lalu masuk ke dalam kamarnya. Ia mengatur nafasnya. “Anak? Aku bahkan hampir lupa kalau aku punya anak. Tapi apa benar dia anakku?”

“Jessica Jung ssi apa kau punya susu aku lapar!” Kata Baekhyun.

Belum sempat Jessica menjawab Baekhyun sudah menemukan susu cokelat besar di dalam kulkas. Tanpa menggunakan gelas ia meneguk habis susu cokelat itu.

“Yayayaa apa kau habiskan semuanya?!” Cetus Jessica kesal.

“Sudah ku bilang padamu kalau aku lapar. Kau sendiri tidak menjawab.” Balas Baekhyun seraya membersihkan sisa susu di sudut bibirnya.

“Hey kid apa ibumu tidak mengajarkanmu sopan santun?”

“Kau adalah ibuku.” Baekhyun meraih tasnya dan memberikan surat yang Appa nya berikan, beserta foto Jessica di dalamnya.

Jessica terdiam sesaat setelah membaca surat itu. Ia duduk lemas sambil memijat kepalanya lagi. Baekhyun dengan polos memandangi Jessica dan menyentuh dahi wanita itu.

“Jessica ssi, apa kau sakit?” Tanya Baekhyun.

“Jangan panggil aku seperti itu.”

“Apa aku harus memanggilmu ‘eomma’ ?”

“Tidak!” Bentak Jessica. Ia mendengus kesal. “Apa aku yang salah atau kau yang salah? Baiklah, darimana asalmu? Aku akan mengantarmu pulang malam ini juga.”

“Busan. Besok pagi saja ya, aku lelah sekali di kereta, Jessica ssi.” Rengek Baekhyun.

“Sudah kubilang jangan panggil begitu!”

“Lalu apa? Eomma? Apa kau akan mengijinkanku, hah? ” Sewot Baekhyun.

Jessica ternganga melihat sikap anak itu. “Ahjumma, panggil saja begitu. Terdengar lebih sopan.”

“Baiklah, ahjumma.”

“Jadi kalau kau tidak mau pulang hari ini, aku akan menelepon polisi.”

“Oh ya? Kalau begitu aku berteriak dan bilang kalau aku diculik.” Ujar Baekhyun.

“Oh manis sekali, apa polisi akan percaya bahwa aku menculikmu jika aku menitipkanmu di kantor polisi?” Jessica meraih gagang telepon.

Dengan cepat Baekhyun menahan tangan Jessica. “Aku mohon, jangan. Apa tidak cukup ahjumma menitipkanku di panti asuhan?”

Jessica menatap dalam manic mata Baekhyun. Murni dan bersih, lama kelamaan mata itu berkaca-kaca dan Baekhyun segera menggosok matanya. “Aku tidak berkedip, membuat mataku panas.”

“Kalau begitu aku akan mengantarmu pulang sekarang.”

~***~

“JADI KAU MENGIRIM ANAK KITA KE SEOUL UNTUK MENCARI IBU KANDUNGNYA?!” Geram Hyoyeon pada Eunhyuk saat mengetahui Baekhyun tidak ada di rumah.

“Aku pikir kita sudah sepakat untuk memberitahunya suatu saat nanti.” Kata Eunhyuk membela diri.

“Tapi tanpa sepengetahuanku? Baekhyun masih kecil. Ia baru 9 tahun dan kau memberitahu hal seberat itu pada anak kita?”

“Engg secara genetika dia bukan anak kita.”

“LEE HYUKJAE!”

“Okay okay sayang…” Kata Eunhyuk lalu memeluk mesra istrinya. “Baekhyun akan baik-baik saja. Ia pasti akan menemukan ibu kandungnya.”

“Dan setelah ia menemukannya apa kau pikir ia kembali? Baekhyun adalah anakku!”

“Baekhyun pasti kembali, sudah tenangkan dirimu.”

~***~

Hari itu juga Jessica mengantar Baekhyun kembali pulang ke Busan dengan mengendarai mobilnya. Selama perjalanan Baekhyun memilih diam dan menatap keluar jendela. Jessica melirik Baekhyun sebentar kemudian memberikan ponselnya.

“Beritahu orangtuamu.”

“Tidak.”

Perjalanan yang bisu diantara mereka. Jessica belum bisa percaya bahwa anak laki-laki yang tengah duduk di sampingnya itu adalah anak yang ditinggalnya dulu. Perasaannya tak menentu. Bukan, bukan perasaan bahagia yang dirasakannya. Seperti sebuah beban yang harus dia buang, dan ia akan melakukannya seperti yang ia lakukan 9 tahun lalu.

Baekhyun tertidur. Kepalanya hampir menyentuh jendela mobil yang terbuka. Dengan kesal Jessica menggeser kepala Baekhyun agar menjauh dari jendela. Ia terus menggerutu, “seharusnya aku kembali ke San Fransisco sejak dulu.”

Perjalanan dari Seoul ke Busan cukup memakan waktu yang lama. Saat matahari tenggelam mereka baru sampai di Busan. Jessica berhenti sebentar di dermaga dan melihat indahnya matahari terbenam. Baekhyun masih terlelap, ia benar-benar lelah. Pulang pergi Busan-Seoul-Busan menguras habis tenaga Baekhyun.

“Hey kid, bangun!” Kata Jessica sambil memukul ringan pundak Baekhyun. Baekhyun menggeliat, ia langsung melihat keluar jendela. “Kita sudah di Busan. Sekarang dimana rumahmu?”

Baekhyun menggeleng.

Jessica kesal bukan main. Ia bergegas turun dari mobilnya. Rasanya ingin menerjukan dirinya ke laut. Baekhyun mengikuti Jessica dan menarik tangan wanita itu, “Ahjumma, bisakah ahjumma tinggal bersamaku disini?”

“Tentu saja tidak! Hidupku di Seoul dan kau disini, Kid.”

“Namaku Baekhyun bukan Kid.”

“Oke Baekhyun, dengar.” Jessica menunduk dan memandang tegas anak laki-laki itu. “Kau harus pulang. Orangtuamu pasti khawatir.”

Baekhyun menggeleng cepat.

“Baekhyun ah?” Sebuah suara mengejutkan keduanya. Seorang wanita cantik mendekati Jessica dan Baekhyun. Ia tersenyum manis kemudian mencubit pipi Baekhyun lembut, “Aku tidak melihatmu di sekolah hari ini. Kau bolos? Dan siapa wanita ini?”

“Seosang nim, ini Eommaku. Ibu kandungku.” Kata Baekhyun. “Namanya Jessica Jung. Dan Ahjumma ini seosang nim ku yang paling cantik, Seo Joo Hyun.”

“Panggil saja Seohyun.” Kata Seohyun. Ia berjabat tangan dengan Jessica. “Ibu kandungmu? Bagaimana bisa?”

“Oh itu cerita yang panjang. Tapi intinya ya, bisa dibilang aku ibu kandungnya.” Kata Jessica menyerah. Bagaimanapun ia mengingkarinya, Baekhyun tetaplah anaknya.

“Wah, selamat Baekhyun. Kau berhasil menemukan ibumu.” Ucap Seohyun senang.

“Lalu dimana rumah anak ini?” Tanya Jessica.

“Tidak jauh dari sini.” Seohyun menginstruksikan jalan menuju rumah Baekhyun pada Jessica. Jessica mengangguk mengerti. Sedangkan Baekhyun semakin gelisah.

“Terimkasih, Seohyun. Kalau begitu aku akan mengantar anak ini pulang.” Kata Jessica lalu menyeret Baekhyun ke dalam mobil.

“Gurumu cantik juga.” Puji Jessica saat mengendarai mobilnya. Berusaha mencairkan suasana diantara mereka.

“Seohyun ssi adalah teman yang baik.” Balas Baekhyun tanpa melihat Jessica.

“Teman? Kau berteman dengan orang terpaut jauh usianya denganmu? Seharusnya….”

“Seharusnya aku bermain dengan teman seusiaku? Ya aku tahu. Aku tidak punya teman. Teman-teman menghindariku, mereka takut kena marah eommaku jika bermain denganku. Hanya Seohyun seosangnim temanku di sekolah.” Tutur Baekhyun datar.

Jessica menghela nafas panjang. Ia tidak berkata apa-apa. Ia terus menyetir dan tetap mengingat jalan yang diinstruksikan Seohyun tadi.

Akhirnya mobil itu menepi di depan sebuah rumah. Terlihat mewah dibandingkan beberapa rumah di sekitarnya. “Kita sudah sampai, ayo turun.” Ajak Jessica.

Baekhyun turun dari mobil dan mengikuti Jessica masuk ke halaman rumahnya. Jessica memencet bel hingga tiga kali. Pintu rumah itu kemudian terbuka. Seorang wanita berdiri di hadapannya. Belum sempat Jessica berbicara wanita itu langsung berhamburan memeluk Baekhyun.

“Sayang kau kemana saja? eomma sangat khawatir padamu!” Ucap Hyoyeon sambil memeluk Baekhyun erat.

“Aku menemukan ibu kandungku, Eomma. Ini dia, namanya Jessica.” Kata Baekhyun.

Hyoyeon melepas pelukannya dan beralih menatap Jessica. “Namaku Hyoyeon. Jadi kau ibu kandungnya? Terimakasih sudah membawanya kembali pulang.”

“Ya bisa dibilang seperti itu. Oh tidak masalah, senang bisa membantu.” Balas Jessica.

“Kau ingin masuk sebentar? Ini sudah larut.” Tawar Hyoyeon.

“Dengan senang hati.”

Jessica dipersilahkan masuk dan duduk di ruang tamu. Baekhyun diperintahkan masuk ke kamarnya oleh Hyoyeon. Dengan kesal Baekhyun berlari dan menaiki tangga menuju kamarnya.

“Maaf Baekhyun sudah merepotkanmu.” Kata Hyoyeon.

“Ah tidak masalah. Aku senang bisa membantu. Baekhyun… sepertinya anak yang cukup bermasalah. Ia bilang ia tidak punya teman dan…”

“Jadi sekarang kau peduli padanya setelah kau tinggalkan ia di panti asuhan?” Potong Hyoyeon cepat.

“Bukan begitu. Aku hanya…”

“Kau tidak berencana mengambilnya dariku, kan?”

“Oh tentu saja tidak.” Kata Jessica. “Aku hanya mengantarnya pulang dan aku akan kembali ke Seoul.”

“Baguslah. Karena dia anakku.”

Jessica terdiam. Hyoyeon wanita yang keras, bahkan mungkin lebih keras kepala dariku, pikir Jessica.

“Karena urusanmu sudah selesai, silahkan kau pulang.” Sambung Hyoyeon lalu membukakan pintu untuk Jessica.

Jessica mengangguk hening lalu keluar dari rumah itu. Ia menggelengkan kepalanya heran. Sebelum keluar dari pekarangan rumah Jessica bertemu seorang pria yang masuk. Ia mengenal pria itu.

“Kau? Kau pria di rumah sakit itu? Saat istrimu keguguran?” Tanya Jessica saat menghentikan pria itu.

“Ya. Itu aku. Aku juga yang mengadopsi anakmu. Kau pasti sudah bertemu istriku sampai wajahmu sepucat itu hahaa…”

“Jadi selama ini kau tahu aku adalah ibu kandung Baekhyun?” Lanjut Jessica.

“Ya. Aku juga sangat terkejut saat mengetahui kalau kau adalah ibu kandung dari bayi yang kami adopsi. Kau, wanita yang sangat ramah pada istriku di rumah sakit Seoul.” Ujar pria itu.

“Bagaimana kau tahu?”

“Itu tidak penting. Oh ya, aku Eunhyuk. Aku senang Baekhyun bisa bertemu ibu kandungnya. Apa kau akan kembali pulang ke Seoul?”

“Aku rasa begitu.” Jawab Jessica.

“Setelah kau tahu keadaan anakmu, apa kau tetap memilih pergi? Semua keputusan ada padamu, Jessica Jung.” Kata Eunhyuk kemudian berlalu.

Jessica menghela nafas panjang. Antara sadar atau tidak sadar ia mengendarai mobilnya dan mencari tempat penginapan. Setelah menemukan yang cocok dan tidak berjarak cukup jauh dari rumah Baekhyun, ia memutuskan untuk menginap barang sehari atau dua.

~***~

Jessica menghirup udara pagi yang hangat. Ia beringsut kembali ke ranjangnya. Perjalanan yang melelahkan. Ia melirik jam tangannya, jam 6 pagi. Ia beranjak ke kamar mandi dan berkecimpung dengan dunia airnya.

Jessica berjalan-jalan di sekitar penginapannya. Busan memang kota tersibuk kedua di Korea Selatan setelah kota Seoul. Tak jauh berbeda dengan Seoul, hari masih pagi namun kesibukan sudah terlihat disana-sini. Ia berhenti di depan rumah Baekhyun. Terlihat Baekhyun sedang dicium Hyoyeon lalu ia berjalan berangkat sekolah.

“Hey Kid!” Sapa Jessica.

“oh, Ahjumma!” Seru Baekhyun lalu menggandeng tangan Jessica. “Kau akan mengantarku sekolah?”

“Yah bisa dibilang seperti itu.”

“Aku tahu kau pasti menyayangiku, ahjumma!”

“Siapa bilang?”

“Tidak ada yang bilang. Lalu kenapa ahjumma masih disini bahkan mengantarku sekolah?”

Jessica tersenyum lalu mengacak rambut Baekhyun.

Saat sampai di sekolah, Jessica kembali bertemu dengan guru favorit Baekhyun. Baekhyun pamit kemudian masuk ke kelasnya. Sedangkan ia dan Seohyun berbincang-bincang di taman sekolah.

“Baekhyun anak yang pintar namun tidak terlalu aktif. Ia tidak punya banyak teman. Sebut saja tidak punya teman. Baekhyun pernah cerita kalau teman-temannya takut pada Hyoyeon.” Cerita Seohyun.

“Anak itu benar-benar bermasalah. Aku melihat sendiri bagaimana Hyoyeon membentaknya semalam.” Kata Jessica.

“Jadi kau disini untuk menemani Baekhyun?”

“Oh tidak. Aku akan pulang hari ini, atau besok.” Balas Jessica dengan menggelengkan kepala.

“Kau yakin? Aku tahu rumah kosong yang bisa disewa disini. Tinggalah sementara disini dan lihat kondisi Baekhyun. Seperti yang kau katakana, dia anak yang bermasalah.”

Jessica berpikir sejenak. Ia ingin pergi, tapi ada sesuatu yang menahannya. Ada perasaan yang sudah lama hilang di hatinya terasa muncul kembali. Cinta. Bagaimanapun ia berusaha melupakan segalanya, cinta akan selalu ingat dan cinta akan memberitahunya.

“Kau bisa tunjukkan rumah itu?”

~***~

“Hey Kid!” Jessica menyapa Baekhyun yang celingukan di depan gerbang sekolah.

“Ahjumma kau menungguku sampai pulang sekolah?”

“Tidak. Aku dan guru favoritmu pergi ke sebuah rumah dan… ya aku telah menyewa rumah itu. Aku mengambil cuti dan semua barang di apartemenku sudah diurus dan akan dikirim kesini.” Jelas Jessica.

Tanpa diduga Baekhyun langsung memeluk Jessica. “Terimakasih untuk tetap tinggal, Ahjumma.” Jessica mengelus mesra rambut anaknya. Seohyun tersenyum melihat ibu dan anak itu.

“Baekhyun ah!” Seseorang memanggil Baekhyun dari arah belakang Jessica.

“Ahjussi!” Baekhyun melepas pelukan Jessica dan berlari ke arah pria yang memanggilnya.

“Ahjussi? Baekhyun punya hal seperti itu?” Tanya Jessica pada Seohyun.

“Appa Baekhyun memiliki teman yang baik. Selain aku, dia juga yang menemani Baekhyun disini.” Jelas Seohyun.

“Kalau begitu aku akan sangat berterimakasih pada pria itu.”

Jessica berbalik dan melihat Baekhyun digendong oleh pria yang dimaksud. Dadanya sesak. Nafasnya berpacu cepat dan wajahnya memerah. Tangannya bergetar, ia menggigit kuat bibir bawahnya menahan diri untuk tidak mengeluarkan air mata.

“Namanya Lee Donghae.” Kata Seohyun.

Baekhyun menarik Donghae ke tempat Jessica dan Seohyun berdiri. Tak jauh berbeda dengan Jessica, Donghae sangat terkejut melihat wanita itu. Bedanya Donghae masih bisa mengontrol diri dengan sangat tenang.

“Ahjussi, ini ibu kandungku. Namanya Jessica Jung. Sangat cantik kan?” Tutur Baekhyun bersemangat.

“Donghae.” Kata Donghae lalu menjabat tangan Jessica. Jessica tersenyum sebisa mungkin di hadapan Donghae dan Baekhyun.

“Kalau begitu aku pamit duluan.” Kata Seohyun kemudian pergi. Baekhyun melambaikan tangan pada Seohyun sambil melompat girang.

Donghae dan Jessica masih saling bertatapan. Entah apa arti dari tatapan mereka.

“Ahjussi? Ahjumma?” Baekhyun membuyarkan tatapan mereka. “Aku lapar. Aku ingin makan bersama kalian.”

Tangan kanan Baekhyun menggenggam erat tangan Jessica. Sedangkan tangan kirinya meraih tangan Donghae. Ketiganya berjalan menuju restaurant terdekat. Donghae dan Jessica masih terdiam. Sesekali saling memandang kemudian menunduk. Perasaan mereka berkecamuk.

“Ahjussi, Ahjumma. Aku selalu ingin bergandeng seperti ini bersama Appa dan Eomma. Huh tapi Eomma selalu menolak.” Ujar Baekhyun.

Jessica menunduk lalu berbisik pada Baekhyun, “Sekarang kau bersama ibu kandungmu, kan? Apa kau senang?”

“Tentu saja! tapi akan lebih menyenangkan kalau ayah kandungku di sini!”

Donghae menelan ludahnya. Lidahnya kelu.

TO BE CONTINUE

18 thoughts on “Love Will Remember Part 2

  1. Aahh makin seruu ii…
    Penasaran,di tunggu next nya author..
    kalo bisa next chap lebih panjang lagi ya…Gomawo Fightiinngg!!!

  2. Akhrnya jessica ketemu jg sama donge,dongee sbnrnya ap seh yg buat lu dulu hrus nyakitin sica trus pergi,gue pnsran sm alesan lu ituhh,cepet ksh tau sica yar klian bsa bsatu lagii🙂

  3. hayo loo haeppa ngaku aja sama si baekhyun biar si sica oemma tambah syok.. tiba-tiba punya anak n suami.. *penasaran kalo jalan ceritanya si anak n appa selalu ngerjain oemma pasti bikin sica tambah shock coz hidupnya bakal berubah drastis tis tis tis*(just my hope thor.. hehe)

  4. baekhyun nya benar-benar punya masalah. terutama sama kepribadian.kkk. dia kayak Jessica. haha, asal nyelonong aja masuk apartment Jessica terus tanpa dosa bilang aku anakmu. hahaaa. pingin liat lebi lanjut moment baeksica. kkk.
    donghae nya udah muncul? jadi selama ini dia masih disekitar baekhyun?
    pingin cepat baca kelanjutannya. jebal admin atau author, lanjuuuuttt… ^^~

  5. Aduhhh, seru seru seru🙂
    Hyoyeon eonni keras kepala banget sihhh, kan kasian Sica eonni -,-

    ciyee ciyee HaeSica kembali bertemu🙂
    penasaran sama lanjtannya, lanjut baca ahh😀

Kritik, Saran dan lain-lain DISINI

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s