“3HEART 1LOVE”

yuhuuu, aku bawa ff lama yg aku daur ulang (sedikit) hehe.bacanya boleh denger lagu apa aja yg penting mellow ya ^^

Tittle: 3HEART 1LOVE

Gendre: Romance, Triangle Love, Friendship, Family, Hurt, Angst

Cast: Lee Donghae (SUJU)

Jessica Jung

Cho Kyuhyun (SUJU)

Other Cast: Lee Donghwa (Donghae’s brother)

Ny. Lee (Donghae’s Mother)

NEW9

Kami telah berjanji akan selalu bersama selamanya. Itulah janji kami~

-3Heart 1Love-

“Yak! Yak! Matikan benda bodoh itu” Kyuhyun menutupi lensa handycam yang berada di depan wajahnya dengan kesal

“Haha, tidak akan! Wajah mu itu sangat jelek Kyuhyun-ah”

Tangan kiri Donghae memegang perutnya yang terasa geli, lalu tangan kanannya memegang handycam kesayangannya sambil terus merekam wajah Kyuhyun yang baru bangun tadi. Hari ini mereka bertiga menginap di rumah Kyuhyun. Karena orang tuanya yang sering bolak balik Jepang-Korea untuk menjenguk kakak Kyuhyun yang tinggal di sana bersama sang Suami.

“Kau yang jelek! Dasar sialan” Kyuhyun mendorong tubuh Donghae dari atas tubuhnya dan bangun dari tidurnya, lalu beralih duduk di atassofa yang tepat berada di bawah jendela besar di dalam kamarnya

“Ini minumannya”

Jessica tersenyum, sembari melangkah pelan-pelan masuk ke dalam kamar Kyuhyun, kedua tangannya menggenggam nampan yang berisikan dua gelas jus jeruk. Donghae berbalik ketika mendengar suara Jessica yang khas di telinganya, senyumannya mengembang melihat Jessica yang meletakkan nampan tadi di atas meja.

“Say hi, Sica” suruh Donghae dengan mengarahkan kamera handycam nya pada Jessica

“Haaaiiii~” Jessica melambai-lambaikan tangannya, jangan lupakan senyumannya yang lebar itu

“Jadi kau membuatkan minuman apa untuk kami sore ini, Chef Jessica?” tanya Donghae semangat

Jessica mengambil segelas minuman yang di buatnya tadi lalu memamerkannya pada Donghae dan handycam Donghae. “Jus Jeruk segar untuk kedua sahabat ku yang tampan” seru Jessica senang

Donghae tersenyum, menyimpan handycam nya di atas meja dan memposisikan handycam itu kearahnya dan Jessica juga Kyuhyun. Donghae mengambil segelas Jus Jeruk buatan Jessica, sedangkan Jessica melangkah kearah Kyuhyun, menepuk bahunya dan memberikan Jus Jeruk itu. Apa yang di lakukan Jessica membuat Kyuhyun cukup terkejut setelah sejak tadi ia melamun dengan memandang keluar jendela.

“Ayo coba” suruh Jessica

Kyuhyun menatap gelas yang di pegangnya dengan nanar. Wajahnya mengernyit, antara ingin meminumnya dan tidak. Kyuhyun ingat, beberapa hari yang lalu, saat Jessica membuatkannya Jus Melon, perutnya malah sakit dan berakhir dengan dirinya yang keluar masuk toilet. Tapi jika Kyuhyun tidak mau meminumnya, Jessica pasti akan sangat marah. Uh, serba salah! Donghae melirik sebentar ekspresi Kyuhyun yang terlihat ragu dengan minuman Jessica. Bahunya dia naikkan, tak perduli dengan sikap Kyuhyun dan mulai meneguk Jus buatan Jessica.

“Bagaimana?” ujar Jessica was-was

“Ini enak” kata Donghae

“Hueeekk! Rasanya asam! Cuih!” cela Kyuhyun dan meletakkan gelas itu di sampingnya

“Apa kau bilang? Yak Cho Kyuhyun! Kenapa kau selalu saja menghina minuman buatan ku hah?” gertak Jessica

“Siapa yang menghina? Rasanya memang tidak enak” balas Kyuhyun tak mau kalah

“Kyuhyun bodoh ” gumam Jessica dan melemparkan sebuah bantal kearah Kyuhyun

Donghae yang melihat pertengkaran kedua sahabatnya itu langsung mengambil handycam nya lagi dan merekam Jessica yang memukul-mukul Kyuhyun dengan bantal besar. Dia tertawa lepas, inilah moment-moment yang tak akan pernah dia lupakan. Dimana saat dirinya, Jessica dan Kyuhyun bisa tertawa bersama.

“Aahhh, hentikan-hentikan! Lee Donghae, tolong aaaakkuuuuu!!!” jerit Kyuhyun

“Huh! Aku lelah” Jessica menjatuhkan dirinya pada sofa yang di duduki Kyuhyun tadi sembari  menyandarkan tubuhnya yang sedikit kelelahan

“Aish, kepala ku sakit” eluh Kyuhyun. “Donghae-ah, berhenti merekam”

Kyuhyun menggeram kesal, beberapa kali di tepisnya handycam Donghae. Sejujurnya, dia selalu merasa risih karena Donghae yang selalu merekam kegiatan mereka. Jangan tanya untuk apa, Kyuhyun tidak tahu jawabannya dan tidak berniat tahu.

“Tidak mau” tolak Donghae

“Berikan pada ku” Jessica merebut handycam berwarna hitam itu dari Donghae. “Lihat, aku baru saja menyiksa Kyuhyun haha”

Jessica mengarahkan handycam itu pada Kyuhyun yang masih duduk di atas lantai dengan sedikit meringis. Donghae melompat ke samping Jessica, memutar handycam nya hingga mengarahkannya pada dirinya dan Jessica.

“Bukan hanya kau, tapi aku juga” kata Donghae tak mau kalah

Kyuhyun berdecak, dia mengambil tempat di sebelah Jessica dan menggerakkan handycam ke arahnya. “Mereka berdua tukang siksa”

“Menyiksa mu tidak akan berdosa Kyuhyun-ah” seru Donghae jahil

“Diam kau” Kyuhyun memukul pelan kepala Donghae

“Hei..hei..bagaimana jika kita ke pantai?” usul Jessica

Donghae dan Kyuhyun saling berpandangan, mereka tersenyum dan menganggukkan kepalanya secara bersamaan, menyetujui ajakan Jessica.

“Ayo ke sana”.

-3Heart 1Love-

Jessica tersenyum senang, tangannya dia renggangkan, merasakan hembusan angin yang bertiup kearahnya. Suara air pantai yang bertabrakan dengan pasir pantai membuat Jessica merasa tenang. Dia membuka matanya secara perlahan, menoleh dan mendapati Donghae juga Kyuhyun yang melangkah ke arahnya. Seperti bias, Donghae membawa handycam kesayangannya.

“Haiii, kita sedang di pantai” ujar Jessica senang di hadapan handycam Donghae

“Kita akan bersenang-senang” lanjut Kyuhyun ikut-ikutan.

Jessica kembali pada tempatnya tadi, membuka sendalnya dan menjajakkan kakinya pada air pantai dan bermain dengan kaki nya. Kyuhyun menghampiri Jessica yang bermain sendirian, sedangkan Donghae memilih duduk di atas pasir pantai sambil terus merekam kegiatan Kyuhyun dan Jessica. Sesekali ia tersenyum melihat sikap childish sahabatnya.

Pantai ini adalah tempat yang sangat sering mereka kunjungi. Terhitung saat mereka baru masuk ke bangku SMU sampai hampir lulus kuliah. Ternyata sudah sangat lama mereka menjalin persahabatan. Donghae masih ingat benar, saat mereka baru masuk SMU, Jessica di jahili oleh senior wanita. Saat itu, Donghae yang merasa kasihan melihat Jessica harus membersihkan gudang sendirian sengaja membuat kesalahan agar dirinya juga di hukum, dan berhasil. Dia di hukum dan di suruh membersihkan gudang bersama Jessica. Awalnya mereka hanya berdiam diri, tapi Donghae beberapa kali melirik Jessica yang sepertinya sedang kesal. Setelah gudang hampir bersih, Donghae memutuskan untuk mengajak Jessica berkenalan. Setelah dekat dengan Jessica, dia mengenalkan Jessica dengan Kyuhyun, sahabat karib Donghae semasa SMP. Itulah masa-masa di mana mereka bersahabat dekat hingga sekarang.

“Hae, kau melamun?” Jessica menepuk bahu Donghae pelan

“Ah? T-tidak” Donghae tersadar dari lamunannya dan menggaruk rambutnya yang tidak gatal

“Benarkah? Lalu kenapa senyum-senyum?” tanya Jessica dan duduk di samping Donghae

“Itu, aku hanya mengingat awal perkenalan kita” jawab Donghae

“Oh. Sudahlah, jangan di ingat-ingat lagi, kejadian itu benar-benar memalukan” omel Jessica

“Haha, baiklah-baiklah” kata Donghae

Mereka berdua hanya duduk diam di tempat masing-masing, menatap Kyuhyun yang asyik bermain sendiri di pinggir pantai. Sesekali Jessica melirik Donghae, andai saja saat itu Donghae tidak mengajaknya berkenalan, mungkin dia tidak akan berda di sini dan tidak akan pernah menjadi bagian dari Kyuhyun juga Donghae. Mereka telah bersahabat sejak lama, tak ada satupun dari mereka yang menjalin hubungan layaknya sepasang kekasih dengan orang lain. Karena dalam pikiran mereka, mereka tak butuh kekasih, toh cukup mereka bertiga itu sudah menjadi kebahagiaan yang luar biasa. Tapi, apakah bisa selamanya seperti ini terus?

Donghae menatap Jessica lalu mengalihkan pandangannya pada tangan Jessica. Perlahan, tangannya bergerak untuk menggapai tangan Jessica. Jessica yang sadar jika beban tangan sebelah kirinya bertambah pun menundukkan kepalanya, sedikit terkejut melihat tangan Donghae yang telah menggenggam tangannya. Tak ada niat dari keduanya untuk melepaskan genggaman itu, biarkan begini dulu sebentar saja.

“HAE! JESS! KEMARI, LIHAT INI!” teriak Kyuhyun

Baik Jessica maupun Donghae segera melepaskan genggaman tangan mereka dan berlari-lari kecil menghampiri Kyuhyun yang memanggilnya tadi.

“Bagus bukan?” kata Kyuhyun

Pada pasir putih pantai itu tertulis nama Kyuhyun, Jessica dan Donghae sahabat selamanya. Mereka bertiga tersenyum lebar, tapi Donghae segera mengalihkan pandangannya pada Jessica, mereka bertukar pandangan dengan sedih. Apa memang hanya bisa bersahabat saja?

“Kenapa diam?” heran Kyuhyun

“Tidak apa-apa. Tulisan ini bagus” elak Donghae

“Iya, aku suka. Ayo rekam kita dengan tulisan ini” suruh Jessica

Donghae mengangguk, dia berdiri di samping kanan Jessica. Jessica merangkul bahu Kyuhyun dan Donghae yang berada di samping kiri dan kanannya.

“Sore ini, Kyuhyun membuatkan sebuah tulisan yang cantik di pasir putih” ujar Donghae

“Benar! Aku menulis jika kita bertiga akan menjadi sahabat selamanya” sahut Kyuhyun dengan tersenyum lebar. “Itu janji kita, iyakan?”

Jessica menelan saliva nya dengan susah payah lalu mengangguk, Donghae menatap Kyuhyun dan Jessica bergantian lalu ikut mengangguk.

“Yah, itu adalah janji kita” balas Donghae dengan suara yang pelan.

-3Heart 1Love-

Jessica yang baru saja menyelesaikan jam mata kuliahnya bergegas keluar dari kelas, matanya mencari Donghae, pria itu bilang, dia akan menunggu Jessica di depan kelasnya, tapi mana sekarang? Jessica menoleh ke kanan dan ke kiri, tak ada Donghae.

“Mungkin ke kantin” pikir Jessica dan bersiap melangkah ke arah kantin

“JESSICA” teriak Yuri

Jessica menghentikan langkahnya, membalikkan tubuhnya dan mendapati Yuri sedang berlari ke arahnya.

“Sica, Donghae pingsan” kata Yuri panik

“M-mwo? Lalu di mana dia?” tanya Jessica

“Ruang kesehatan” balas Yuri

Tanpa menunggu waktu banyak, Jessica melepaskan pegangan Yuri dan berlari ke arah ruang kesehatan. Hari ini, Kyuhyun tidak masuk kuliah karena ada urusan, jadi hanya ada Jessica dan Donghae. Memang, sejak pagi tadi, Jessica merasa ada yang aneh dari Donghae, wajah pria itu terlihat lelah dan mengantuk karena mengerjakan tugas skripsi semalaman.

BRAKK

Jessica membanting pintu ruang kesehatan, hanya ada Donghae yang berbaring di atas ranjang dan memandinginya dengan kaget karena membanting pintu.

“Sica-ya, wae geurae?”

“Kau masih bisa bertanya ada apa? Dasar bodoh! Aku mengkhawatirkan mu bodoh!” Jessica meletakkan tas nya di atas meja, menarik sebuah kursi dan duduk di samping Donghae

“Aku tidak apa-apa, jangan terlalu khawatir. Tadi kepala ku sedikit pusing karena terkena tendangan bola Eunhyuk” jelas Donghae

“Aish, dasar monyet! Aku akan memberikannya pelajaran nanti” marah Jessica

“Sudahlah, lagipula dia juga tidak sengaja” ucap Donghae

“Tapi dia sudah membuat mu seperti ini dan membuat ku menjadi khawatir” omel Jessica

Donghae tersenyum, menarik kepala Jessica dan menyandarkannya ke arah dada bidangnya. Tangannya dia gunakan untuk mengelus rambut panjang Jessica. “Maaf membuat menjadi khawatir” ujar Donghae menyesal

“Ini bukan salah mu” balas Jessica

“Tapi aku senang melihat mu khawatir seperti ini”

Jessica segera kembali ke tempat duduknya, mencubit pinggang Donghae kesal. “Apa kau bilang?”

“Jangan marah dulu, maksud ku, aku senang karena setidaknya kau masih memperhatikan ku” ujar Donghae

Jessica mengerucutkan bibirnya lalu kembali membaringkan kepalanya pada dada Donghae. “Aku memang selalu memperhatikan mu bukan?”

“Akhir-akhir ini kau lebih memperhatikan Kyuhyun”

“Kau cemburu?”

“Tidak! Hm, yah, sedikit, mungkin” seru Donghae bingung

“Aku tidak membedakan kalian. Aku memperhatikan kau dan Kyuhyun” tutur Jessica

“Iya, aku tahu. Itu mungkin hanya perasaan ku saja” ucap Donghae

“Jangan membuat ku khawatir lagi ne? Aku hampir menangis saat Yuri bilang kau pingsan” Jessica memainkan kancing kemeja Donghae dengan manja

Donghae memegang kedua bahu Jessica, membuat tubuh Jessica menjauh dari tubuhnya. Jari-jarinya dia gunakan untuk mengelus wajah cantik Jessica.

“Aku minta maaf. Aku janji tidak akan mengulanginya lagi” Donghae mendekatkan wajahnya pada Jessica dan mengecup dahi Jessica lalu turun ke bibir manis wanita itu.

Kedua bibir mereka menempel satu sama lain, menyalurkan rasa kehangatan sampai ke hati. Kepala mereka bergerak ke kanan dan ke kiri. Untuk yang pertama kalinya, Jessica dan Donghae akhirnya bisa menyalurkan rasa kasih sayang mereka, kasih sayang yang hanya di rasakan keduanya, bukan bertiga seperti biasanya. Entah sejak kapan, kedua anak itu mulai merasa ada yang ganjal dari mereka. Bukannya tidak percaya jika mereka bertiga akan terus bersama, hanya saja, apa mereka benar-benar bisa hidup bertiga tanpa mempunyai pendamping? Donghae mencintai Jessica dan Kyuhyun, Jessica juga mencintai Donghae dan Kyuhyun, tapi ada perasaan yang berbeda. Baik dari Donghae ataupun Jessica mulai merasa jika perasaan yang timbul di antara mereka bukan lagi percintaan antar sahabat, tetapi rasa cinta antara lelaki terhadap wanita

Tanpa di sadari, air mata mereka mengalir. Jika hanya ada mereka berdua, lalu bagaimana dengan Kyuhyun? Apakah mereka akan menyakiti Kyuhyun? Padahal, sebelumnya, mereka bertiga selalu berjanji akan selalu bersama selamanya. Donghae melepaskan lumatannya, menatap Jessica sebentar dan menghapus air mata yang mengalir di pipi Jessica dan beralih memeluk wanita yang di cintainya entah sejak kapan.

“Maafkan aku, tapi aku mulai merasa mencintai mu. Aku benar-benar meminta maaf”

Jessica hanya terdiam, tangisannya pecah mendengar perkataan Donghae. Kenapa tidak sejak dulu mereka berpikir kedepan jika sebenarnya mereka tidak bisa terus-terusan bertiga, bagaimanapun mereka harus mempunyai pasangan. Lalu, kenapa tidak sejak dulu juga Donghae dan Jessica merasakan perasaan cinta ini? Kenapa setelah mereka mulai berjanji akan selalu bersama barulah perasaan cinta itu muncul? Apa yang harus mereka lakukan? Akan ada pihak yang tersakiti jika begini keadaannya.

-3Heart 1Love-

“Selamat tanggal 13” Jessica meniup terompet yang di pegangnya

Kyuhyun mengeluarkan sebuah cake coklat dan meletakkannya di atas meja. Donghae mengambil beberapa piring, menata handycam nya agar tetap bisa merekam kegiatan mereka. Tanggal 13 bulan Juni, Kyuhyun, Jessica dan Donghae memilih tanggal di bulan itu sebagai hari persahabatan mereka. Terhitung dari beberapa detik yang lalu, berarti sudah 10 tahun mereka bersahabat. Jessica mengambil tempat di hadapan Donghae dan Kyuhyun lalu memegang pisau.

“Apa kue nya sudah boleh di potong?” sahut Jessica

“Tunggu!” tahan Kyuhyun. “Kita belum make a wish”

“Kyuhyun benar. Letakkan pisaunya, ayo mulai berdo’a” suruh Donghae

“Baiklah-baiklah. Tuhan, terima kasih karena telah memberikan kami umur sehingga kami masih bisa berada di tempat ini untuk merayakan hari persehabatan kami” Jessica menyelaikan do’a nya tapi tetap memejamkan mata

“Tuhan, aku harap kami akan tetap begini. Aku mencintai kedua sahabat ku ini tuhan. Tolong lindungi mereka”

Donghae membuka matanya, Jessica juga membuka matanya, mereka menatap Kyuhyun dengan tatapan bersalah. Kata-kata Kyuhyun seolah menusuk hati, Donghae dan Jessica telah merasa bersalah karena mengkhianati Kyuhyun dengan perasaan cinta yang mereka miliki. Mereka telah egois tanpa memikirkan perasaan Kyuhyun.

“A-aku. Hm, aku—tolong berikan kebahagiaan untuk kami bertiga” ucap Donghae dan melepaskan kaitan jari-jarinya

“Kalian sudah melupakan janji kita?” sahut Kyuhyun tiba-tiba

“M-maksudnya?” bingung Jessica

“Dulu, kalian selalu meminta dan berjanji agar kita selalu bersama dalam do’a yang kalian ucapkan. Tapi kenapa tahun ini tidak? Apa kalian sudah tidak mengharapkan kita bersama lagi?”

Donghae dan Jessica terdiam. Selain bingung menjawab apa, mereka memang lupa memanjatkan do’a itu. Kyuhyun menatap Donghae dan Jessica bergantian, menunggu jawaban dari keduanya.

“Kau ini bicara apa? Tentu saja kami mengharapkan kita akan selalu bersama” Donghae tertawa canggung

“Benarkah? Baguslah. Jess, ayo potong kue nya”

“N-ne” Jessica mulai memotong kue coklat itu, meletakkannya di atas piring dan memberikannya pada Donghae dan Kyuhyun

Mereka bertiga memakan kue coklat dengan keadaan canggung dan hening. Tidak seperti tahun-tahun sebelumnya, perayaan yang mereka lewati pasti akan begitu menyanangkan, tapi tidak dengan tahun ini. Jessica dan Donghae lagi-lagi saling menatap, mereka merasa bersalah semakin banyak.

“Ekhm” Donghae mengentikan makannya, meletakkan sendok berwarna putih itu di atas piring. “Aku ada permainan”

“Permainan apa?” Kyuhyun ikut menghentikan makannya dan balik menatap Donghae

“Bagaimana jika dua minggu ini kita tidak saling bertemu dan berkomunikasi dulu?” usul Donghae

Jessica mengerutkan dahinya, masih menyimak obrolan Donghae dengan Kyuhyun.

“Kenapa harus seperti itu?”

“Selama ini kita selalu bersama, aku hanya penasaran bagaimana jika seandainya kita tidak saling bertemu dulu. Jika kita bisa melewatinya, aku akan memberikan kalian hadiah. Bagaimana?”

Kyuhyun menggaruk rambutnya yang tidak gatal, Jessica mendentik-dentikkan jarinya di atas meja. Masih berpikir tentang permainan yang di ajukan Donghae. “Baiklah, aku terima. Aku pikir itu cukup menantang” Kyuhyun meneguk segelas minumannya

“Kau juga setuju Sica?” tanya Donghae

Jessica menatap Donghae sebentar lalu mengangguk. “Aku setuju”

Donghae tersenyum lebar, dan melanjutkan makannya. “2 minggu lagi, kita bertemu di taman kompleks. Ok?”

2 minggu? Bukan waktu yang lamakan?

-3Heart 1Love-

Jessica memandangi ponselnya dengan sedih, sudah berjalan selama seminggu. Mereka benar-benar menjalankan permainan itu. Jessica menjatuhkan kepalanya pada meja belajar miliknya, menatap pigura photo yang di dalamnya ada dirinya dengan Kyuhyun dan Donghae.

“Aku rindu kalian” bisik Jessica

Ternyata, menunggu selama 2 minggu begitu berat. Rasanya sudah tak tahan, Jessica ingin segera pergi menemui kedua sahabatnya dan memeluk mereka. Lama Jessica terdiam, ingatannya kembali saat di mana dia dan Donghae telah saling berciuman. Perasaan cintanya untuk Donghae semakin besar, melebihi perasaan yang sebelumnya.

-3Heart 1Love-

Kyuhyun menjatuhkan dirinya di atas tempat tidur. Merasa bosan, tak ada lagi keramaian dalam hidupnya seperti biasanya. Kyuhyun memandang keluar melalui jendela kamarnya, dia sangat kesepian. Sebenarnya, Kyuhyun benar-benar tidak mengerti dengan tujuan permainan Donghae. Dia menyetujui permainan itu karena memang ingin sendiri dulu, melupakan kejadian beberapa lalu yang membuat hatinya hancur. Tapi ternyata, bagaimanapun, Kyuhyun tetap tidak bisa tanpa mereka. Tapi, apa mereka bisa tanpanya?

-3Heart 1Love-

Jessica yang tadinya sibuk di depan cermin terusik kegiatannya saat mendengar bunyi bel yang terus di tekan secara tak sabar. Itu pasti Kyuhyun, kebiasaan. Jessica berlari dan membuka pintunya, dan benar saja itu Kyuhyun. Pagi tadi dia mengirimkan pesan untuk Donghae, menyuruh pria itu untuk menjemputnya, karena tak ada balasan, jadi Jessica meminta tolong pada Kyuhyun.

“Kau itu kenapa selalu tidak sabaran?” ujar Jessica kesal

“Kau yang lambat” balas Kyuhyun

“Mana Donghae?” tanya Jessica

“Aku tidak tahu” jawab Kyuhyun

Drrtt..drtt..

‘Donghwa oppa calling’

Kakak Donghae menelfonnya? Tumben sekali. Jessica segera menekan tombol berwarna hijau dan mendekatkan handphone nya pada telinga sebelah kanan. “Yoboseyo”

“……”

Jessica terdiam, matanya melirik Kyuhyun dengan raut wajah yang tidak bisa pria itu artikan. Kyuhyun yang merasakan perubahan sikap Jessica segera mendekatinya menyentuh lengan Jessica dengan lembut.

“Jess, wae?”

“Kita harus ke Rumah Sakit sekarang”

-3Heart 1Love-

Kyuhyun dan Jessica berlari masuk kedalam Rumah Sakit, melewati beberapa lorong yang cukup ramai. Jantung mereka berdetak dengan cepat, Jessica sudah menghapus air matanya yang mulai mengalir, sedangkan Kyuhyun lebih bisa menenangkan dirinya. Tak lama kemudian, Jessica menghentikan larinya, tidak jauh dari hadapannya, dia bisa melihat Ibu dan Kakak Donghae yang sedang duduk di depan ruang UGD.

Jessica melangkah secara perlahan mendekat ke arah keluarga Donghae di ikuti Kyuhyun di belakangnya. “A-ahjumma, Oppa, apa yang terjadi?”

“Kanker Donghae sudah mencapai stadium akhir. Dokter bilang sudah tidak ada harapan lagi” ujar Donghwa

“Kanker? Apa maksudnya?” heran Kyuhyun

“Donghae mengidap kanker sejak dia SMU kelas 1” jelas Donghwa

Jessica sudah jatuh terduduk, sedangkan Kyuhyun mengacak rambutnya frustasi, menghadap ketembok dan menendang sebuah vas bunga dengan kesal. Mereka berdua telah merasa di bohongi, selama ini, Donghae tak pernah mengatakan apapun tentang penyakitnya, Donghae selalu terlihat baik di depan mereka.

“Jadi ini alasan dia mau berpisah selama 2 minggu?” gumam Jessica lirih

“DONGHAE BRENGSEK!!” teriak Kyuhyun kesal.

-3Heart 1Love-

Tanggal 10 Juni

Pagi ini aku akan masuk SMU. Saat menjalankan ospek, aku melihat seorang gadis cantik sedang di hukum. Wajahnya terlihat kesal, karena aku kasihan, aku sengaja membuat kesalahan dan akhirnya ikut di hukum. Selama di dalam gudang itu, aku masih belum berani berkenalan. Barulah setelah kami selesai menjalankan tugas, dengan keberanian yang aku punya aku mengajaknya kenalan. Namanya Jessica, sepertinya aku menyukainya hehe.

Tanggal 13 Juni

Aku mulai berteman dengan Jessica, lalu aku mengenalkannya pada sahabat ku sejak SMP, Cho Kyuhyun. Kami mulai bersahabat dan sering bersama. Kami memutuskan tanggal di bulan ini sebagai hari persahabatan kami.

Tanggal 27 September

Dokter bilang, aku sakit kanker, baru stadium 1 kan? Aku pasti sembuh, aku percaya itu. Kyuhyun dan Jessica tidak boleh tahu tentang ini!

“Jess” panggil Kyuhyun. “Kau tidak mau masuk?” tanya Kyuhyun

Jessica berdiri dan masuk ke dalam ruang rawat Donghae. Hatinya benar-benar miris melihat keadaan Donghae. Pria itu terbaring kaku di atas ranjang, berbagai macam alat untuk menunjang kehidupan Donghae tertempel di tubuhnya. Kemana Donghae yang selalu hyperactif itu? Kenapa hanya ada Donghae yang kaku sekarang?

Kyuhyun bersandar pada tembok di ujung ruangan,menatap Jessica yang sedang duduk di sebelah Donghae yang tak kunjung bangun. Dia melangkah, menyingkap gorden berwarna putih dengan memandang keluar.

“Kau dan Donghae——saling mencintai kan?”

Jessica tidak bisa menjawabnya, air mata jatuh semakin banyak dari ke dua pelupuk matanya, seakan kejujuran adalah suatu hal yang harus Jessica hindari dari Kyuhyun.

Tanggal 2 Januari

Aku tidak tahu sejak kapan, tapi ku rasa aku mulai mencintai Jessica. Bukan, bukan perasaan cinta terhadap sahabat, tapi perasaan cinta antara lelaki dan perempuan. Tapi apa boleh aku menyimpan perasaan? Kita bersahabat, tak pernah sekalipun kita membahas tentang cinta. Tuhan, apa salah aku mencintai sahabat ku sendiri?

Tangga l0 Maret

Aku tidak sengaja dengar pembicaraan Kyuhyun dengan Ahra Noona. Kyuhyun bilang, dia mencintai Jessica, aku juga mencintai Jessica. Bagaimana ini? Apa persahabatan kami akan hancur karena cinta?

Jessica mengusap-ngusap wajah Donghae dengan handuk basah. Air matanya mengalir lagi, ini sudah ke empat hari, tapi Donghae belum juga bangun dari koma nya. Harusnya, mereka bersenang-senang dan tertawa saat ini, bukannya berada dalam keadaan menyiksa. Jessica melirik Kyuhyun yang sedang sibuk membersihkan tubuh Donghae -bersama Donghwa-, perasaan cinta yang dia rasakan untuk Kyuhyun dan Donghae berbeda, sungguh berbeda. Dia mencintai Donghae, tak mau munafik lagi, dia ingin Donghae menjadi kekasihnya, bahkan suaminya, bukan sahabat, bukan!

Tanggal 17 Juli

Kami lulus SMU, yaaayyy. Kami berjanji akan masuk ke universitas yang sama. Kami benar-benar bertiga, sungguh menyenangkan. Ah, dada ku sakit!

Tanggal 13 Juni

Selamat hari jadi persahabatan yang ke 4 tahun. Kali ini kami merayakannya di pinggir pantai, menyenangkan sekali. Tapi hati ku tidak, pagi tadi, Dokter yang memeriksa ku bilang jika kanker ku sudah mencapai stadium 3. Kenapa cepat sekali? Menyebalkan!

Tanggal 5 Agustus

Aku membatalkan janji ku pada Kyuhyun dan Jessica karena dada ku sakit lagi. Sungguh, rasanya sangat sakit. Aku juga menolak ajakan Dokter untuk rawat inap, aku tidak suka Rumah Sakit!

Kyuhyun mengambil handycam hitam milik Donghae, mengaktifkannya dan melihat banyak video kenangan mereka. Kyuhyun memilih video pada tanggal 13 Juni 2012, hari di mana saat mereka merayakan hari jadi persahabatan. Di dalam video itu, ternyata Donghae dan Jessica memandanginya saat dia sedang berdo’a. Kyuhyun menyeringai, tentu saja dia tahu apa yang di pikirkan keduanya. Kyuhyun tahu jika Donghae dan Jessica saling mencintai, dia juga tahu bahkan melihat saat Donghae dan Jessica berciuman di ruang kesehatan waktu itu.

Itulah kenapa Kyuhyun tidak berniat untuk bertanya lebih lanjut pada Jessica ataupun Donghae mengenai perasaan mereka. Kyuhyun memilih diam, sama seperti keduanya, mereka semua memilih diam, jika diam adalah jalan satu-satunya untuk tidak merusak persahabatan mereka, maka akan mereka lakukan. Dan sekarang Kyuhyun tahu apa maksud dari Donghae yang selalu merekam aktivitas mereka. Ternyata untuk ini, Donghae selalu ingin mengenang moment-moment kebersamaan mereka melalui handycam itu. Donghae sudah memikirnnya sejauh ini!

“Donghae bodoh” bisik Kyuhyun sedikit terisak.

Tanggal 30 November

Aku, Jessica dan Kyuhyun mulai mengucapkan janji untuk selalu bersama, bertiga, yah bertiga. Dalam hati ku yang paling dalam, sebenarnya aku ragu akan janji itu, selain karena pernyakit ku yang bertambah parah, aku juga tidak yakin, karena bagaimanapun, kita tidak bisa selamanya bertiga. Kita tidak mungkin menjadi perjaka dan perawan tua kan? Hahaha! Uh, semoga benar-benar tidak -_-

Tanggal 1 Maret

Kanker ku sudah mencapai stadium akhir, aku menjemput Jessica di rumahnya, Kyuhyun sedang ada urusan jadi tidak bisa kuliah hari ini. Kepala ku sakit, dada ku juga, tapi biarlah, aku akan menahannya. Saat melihat teman-teman ku bermain bola, tanpa sengaja bola Eunhyuk melayang dan menabrak kepala ku, rasanya benar-benar sakit. Ketika membuka mata, ternyata aku sudah ada di ruang kesehatan. Tak lama, Jessica datang dengan membuka pintu secara kasar, aku senang melihatnya mengkhawatirkan ku, aku senang saat di mana hanya ada dan aku, maafkan aku Kyuhyun, kami saling berciuman dan mengucapkan kata jika kami saling mencintai. Kyu, aku tahu kau juga mencintai Jessica, kita sama-sama mencintai Jessica, tapi Jessica mencintai ku. Kenapa kita hanya saling berdiam diri? Harusnya kita bisa jujur, jadi, tidak ada kebohongan lagi di antara kita!

Jessica menutup buku harian Donghae. Berdiri dari duduk dan berjalan ke arah toilet kamar mandi. Sepi, tak ada siapa-siapa, Jessica masuk ke dalam, meletakkan buku harian berwarna biru itu di atas wastafel dan mulai membasuh wajahnya lalu menatap bayangan diri dari balik cermin.

“Kita benar-benar hidup dalam persehabatan yang penuh kebohongan” kata Jessica pelan, air matanya mengalir. “Harusnya kita tidak terjebak dalam percintaan segitiga seperti ini” Jessica menutup wajahnya, berusaha meredam tangis.

Tanggal 28 April

Kami menjalankan hari-hari seperti biasanya, masih belum ada yang berani mengutarakan perasaan masing-masing. Kyuhyun pasti akan sangat kecewa, selain karena cintanya tak terbalas, dia juga akan merasa di tusuk dari belakang oleh ku. Serba salah!

Tanggal 10 Juli

Kanker ku sudah menyebar ke seluruh tubuh. Apa aku akan mati? Aku takut, sungguh!

Tanggal 13 Juni

Aku membuat sebuah permainan untuk Kyuhyun dan Jessica. Tidak bertemu selama 2 minggu, aku melakukan permainan itu agar bisa menghindar dari mereka. Aku tidak mau mereka mengetahui penyakit ku. Sepertinya, aku paling berbanyak berbohong di antara kalian!

Tanggal 20 Juni

Beberapa hari lagi kami akan menyelesaikan permainan itu. Tapi sial, aku masih terbaring di Rumah Sakit. Tolong keluarkan aku, aku mau bertemu sahabat-sahabat ku. Walaupun aku sering bertengkar dengan Kyuhyun, aku tetap menyayanginya, dan Jessica? Aku tentu masih mencintainya sampai detik ini!

Jessica melangkah dengan gontai keluar dari toilet. Kakinya terus berjalan untuk kembali ke ruang rawat Donghae, kepalanya menunduk, matanya sembab karena banyak menangis. Jessica menyesal, sungguh sangat menyesal, kenapa harus mereka yang terjebak dalam percintaan rumit ini? Kenapa juga mereka harus membuat janji-janji bodoh seperti itu?

Jessica berhenti, kepalanya dia naikkan saat mendengar suara teriakan Ibu Donghae. Di hadapannya, dia melihat Ibu Donghae sudah menangis histeris, Donghwa berusaha menenangkan Ibu nya, Kyuhyun hanya terduduk diam dengan tatapan kosong, lalu Dokter yang merawat Donghae menggelengkan kepalanya dengan wajah yang pasrah.

BRUK

Buku diary berwarna biru itu terlepas dan jatuh di atas lantai. Tubuh Jessica terasa lemas saat melihat ranjang Donghae di bawah keluar. Tubuhnya sudah di selimuti dengan kain berwarna putih. Jessica melanjutkan langkahnya, Ibu Donghae menarik kain itu dan mendapati wajah Donghae yang sudah pucat pasi. Donghae nya, sudah pergi! Di lorong Rumah Sakit yang tadi sepi, kini berganti dengan suara teriakan dan tangisan yang memilukan hati. Donghae sudah pergi, padahal, mereka belum bisa jujur satu sama lain.

Tanggal 22 Juni

Aku memutuskan untuk tetap diam, biarlah perasaan ini ku simpan sendiri sampai aku mati. Kyu, Sica, aku mencintai kalian seperti aku mencintai Umma dan Donghwa hyung. Semoga di kehidupan selanjutnya kita bisa lebih jujur dengan perasaan kita masing-masing. Hari ini, entah kenapa, aku ingin sekali berkata….selamat tinggal. Tidak apa-apakan? Aku takut tidak bisa mengucapkannya secara langsung pada kalian ><

Jessica meremas kain yang menutupi tubuh Donghae, air matanya benar-benar membludak. Mereka telah berjanji akan selalu bersama! Tapi kenapa Donghae pergi?

“Donghae…..LEE DONGHAEEE!!”

-3Heart 1Love-

Semua memakai baju hitam, orang-orang yang menyayanginya menangisi kepergian Donghae. Sebuah pigura hitam putih terpajang di atas meja, di bawahnya, terletak sebuah peti mati yang berisikan tubuh kaku Donghae dalam balutan jas berwarna hitam. Sebentar lagi peti itu akan di tutup, Jessica kembali ke tempat duduknya setelah membisikkan do’a untuk Donghae yang telah pergi.

“Kyu, kau mau ikut mengangkat peti Donghae?” tanya Donghwa

Kyuhun mengangkat kepalanya, melirik Jessica yang duduk di seberang kanan. Mata Kyuhyun terlihat sembab dan memerah, dia mengangguk setuju lalu melangkah ke arah peti Donghae. Setetes lagi air matanya jatuh ketika melihat Donghae untuk terakhir kalinya setelah peti di tutup. Sedangkan Jessica hanya bisa menatap keluarga Donghae dan Kyuhyun yang akan bersiap untuk mengangkat peti Donghae. Tepat ketika Kyuhyun akan memegang peti itu, tubuhnya limbung dan jatuh di samping peti Donghae. Orang-orang terkejut, belum lagi suara tangis Kyuhyun yang tiba-tiba meledak.

“Aku tidak bisa…aku tidak bisaa..”

Jessica duduk di sebelah Kyuhyun dan memeluk tubuh Kyuhyun yang bergetar hebat. Donghwa ikut menangissedih melihat keadaan Kyuhyun, bagaimanapun, di banding Jessica, Kyuhyun lebih dulu kenal dengan Donghae. Keterpurukan yang dirasakan Kyuhyun dan Jessica, sama halnya dengan yang di rasakan Kakak dan Ibu Donghae.

“DONGHAEEE, KEMBALI LEE DONGHAE BRENGSEK!!!!! KEMBALI!!!!!!!!”

Suara teriakan Kyuhyun terdengar ketika peti Donghae sudah di bawa keluar. Sampai kini, ia masih belum menyangka Donghae telah meninggal, dan Kyuhyun tidak terima itu. Dia rela menyerahkan apapun agar Donghae bisa hidup kembali. Jessica memeluk Kyuhyun semakin erat. Semua janji yang sudah mereka buat pupus begitu saja dan menyisakan rasa pedih yang mendalam.

-3Heart 1Love-

Hari yang cerah, seminggu setelah kejadian saat itu. Terakhir Kyuhyun dan Jessica bertemu saat pemakaman Donghae, setelahnya tidak lagi. Kyuhyun yang baru saja tiba bisa melihat Jessica sedang meletakkan sebuket bunga di atas makam Donghae yang masih basah.

“Aku sudah menduga, kau pasti ada di sini”

Jessica menoleh ke arah Kyuhyun, berdiri lalu tersenyum. “Bagaimana kabar mu?”

“Seperti yang kau lihat” seru Kyuhyun dingin

Jessica terdiam sebentar, lalu melanjutkan ucapannya. “Aku akan kembali ke San Fransisco pagi ini”

Kyuhyun menatap Jessica, dia sudah tak terkejut. Sebelumnya Kyuhyun sudah yakin jika Jessica pasti akan kembali ke San Fransisco, toh apa yang dia cari lagi di Seoul? Orang yang paling dia cintai telah pergi.

“Ini untuk mu” Jessica menyerahkan handycam hitam milik Donghae pada Kyuhyun. “Aku memegang buku harian Donghae, kau pegang saja handycam itu”

“Baiklah”

“Ya sudah, aku pergi dulu. Setiap tanggal 13 bulan Juni, aku pasti akan kembali ke sini” kata Jessica sebelum beranjak dari sana

“Hn, aku akan menunggu”

Jessica tersenyum lembut, memakai tasnya dan melangkah pergi. Kyuhyun terdiam, sedetik kemudian dia memanggil Jessica tanpa membalikkan tubuhnya.

“Jess, aku tahu ini sudah terlambat dan aku tahu kau tidak akan membalas persaan ku. Tapi aku akan jujur, aku mencintai mu” ujar Kyuhyun datar

“Aku juga mencintai mu, tapi sebagai sahabat” kata Jessica lalu menatap makam Donghae sebentar. “Aku mencintai Donghae. Sampai berjumpa lagi, Kyuhyun-ah”

Kyuhyun mengangguk, membiarkan Jessica pergi. Dari balik kacamata hitam itu Kyuhyun meneteskan air matanya, semua janji yang telah mereka buat berakhir dengan sia-sia. Donghae pergi untuk selamanya, Jessica juga telah pergi, kini hanya tersisa dia saja, tenggelam dalam kesedihan yang menyakitkan.

NEW10_副本END

kalo diatanya kenapa sih ff nya selalu sad ending? ah maklum, saya memang lebih suka buat ff angst hehe. ff yg lain masih dalam pembuatan, ditunggu yaaa ^^

9 thoughts on ““3HEART 1LOVE”

  1. Huaaa😥
    sedih bgt thor, aku sampai nangis bcanya
    btw, ff mu thor kebanyakan bergenre sad ya!
    keep writing thor!!

  2. Huwaaa sad ending .ksian hae nya kyu jg nyeseg bngt😦 jejes psti bingung tuh mau mlh siapa.ya allh banjirrr ini aer mata😦

  3. Sdih bacanya.. ampe mewek gini sih…
    Kasihan kyuhyun, kenapa ga terima aja toh donghae nya udah meninggal… sequel dong buat kyuhyun bisa ama sica lagi

Kritik, Saran dan lain-lain DISINI

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s